KARAWANG-Perhatian Presiden RI Prabowo Subianto terhadap kelompok lanjut usia (lansia) dan peningkatan kualitas pendidikan anak mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai Gerindra, Taman, S.E.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul program pemberian 220 unit becak listrik bagi lanjut usia (lansia) serta 100 tablet pintar untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak yang dibagikan pada Jumat (2/10/2026) di Aula Husni Hamid Kabupaten Karawang.
Pembagian becak listrik dan tablet pintar tersebut diadiri oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, Wakil Bupati H. Maslani, Ketua Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letjen (TNI (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko, Forkopimda, Pengurus DPC Partai Gerindra Karawang/, Faksi Gerindra, Kepala Dinas, Kepala Desa, masyarakat penerima manfaat dan anak sekolah penerima manfaat.
Menurut Taman, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan bantuan becak listrik lansia dan gadget/tablet untuk anak sekolah bertujuan untuk meringankan beban fisik, memperkuat perekonomian rakyat kecil, serta mendukung pendidikan generasi muda.
“Bantuan ini disalurkan secara mandiri oleh Presiden menggunakan anggaran pribadi melalui yayasan pribadinya, Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Bantuan diberikan oleh Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letjen TNI (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko,” ucap Taman.
Taman melanjutkan, bantuan bantuan becak listrik untuk lansia meringankan beban fisik. Ditujukan bagi pengayuh becak berusia senja (prioritas di atas 55–60 tahun) agar mereka tidak perlu lagi menguras tenaga fisik sepenuhnya untuk mengayuh secara manual.
Menjaga produktivitas dan kemandirian dengan membantu kelompok ekonomi bawah (masyarakat desil 1–5) agar tetap bisa mencari nafkah dengan lebih aman, nyaman, dan produktif untuk keluarganya.
“Program ini juga mendukung transportasi ramah lingkungan dengan mengalihkan moda transportasi tradisional menjadi berbasis listrik lokal yang diproduksi oleh PT Pindad dan PT Len yang mendukung program pelestarian lingkungan dan pariwisata daerah,” ungkap legislator dari Dapil Karawang III.
Tablet Pintar untuk Anak Sekolah
Di sisi lain, pemberian tablet kepada anak-anak dinilai dapat menjadi bagian dari upaya memperluas akses terhadap teknologi pembelajaran.
Taman mengatakan, perkembangan dunia pendidikan saat ini tidak terlepas dari pemanfaatan teknologi digital. Karena itu, dukungan perangkat pembelajaran diharapkan dapat membantu anak-anak mengakses berbagai sumber pengetahuan.
Bantuan tablet pintar sejatinya untuk mendukung fasilitas belajar dengan Menyediakan alat penunjang digital agar anak-anak sekolah dari keluarga kurang mampu sehingga mereka dapat mengakses materi pembelajaran secara daring dengan lebih mudah.
Pemberian tablet juga mendorong pemerataan Pendidikan, mengurangi kesenjangan fasilitas pendidikan sehingga anak sekolah dari berbagai latar belakang ekonomi memiliki kesempatan yang sama untuk maju.
“Program-program ini merupakan bagian dari aksi sosial nyata di bawah naungan GSN yang langsung menyentuh rakyat yang membutuhkan perhatian tanpa menggunakan anggaran negara (APBN). Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Kabupaten Karawang,” tutup Taman. (red).





