Atasi Krisis Air di Sindangsari Karawang, Kementerian PU Salurkan 10 Pompa, H. Budiwanto Beri Apresiasi

Anggota Komisi II DPRD Jabar H. Budiwanto, S.Si., M.M.

KARAWANG-Upaya mengatasi dampak kekeringan yang melanda lahan pertanian di Kabupaten Karawang mendapat perhatian dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Sebanyak 10 unit pompa berkapasitas 5,5 HP disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian di Desa Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya, Kamis (24/9/2026).

Bacaan Lainnya

Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi sementara untuk mengatasi keterbatasan pasokan air yang dirasakan petani, terutama di tengah kondisi cuaca yang menyebabkan sejumlah areal persawahan mengalami kekeringan.

Kehadiran bantuan pompa tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi II DPRD Jabar H. Budiwanto, S.Si.,M.M.

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat penting untuk membantu petani mempertahankan produktivitas pertanian di tengah ancaman kekeringan.

Ia menilai keberadaan pompa dapat membantu mengalirkan air ke lahan pertanian yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.

“Bantuan ini tentu patut diapresiasi. Di tengah kondisi kekeringan, keberadaan pompa sangat dibutuhkan untuk membantu petani mendapatkan pasokan air bagi lahan pertanian mereka,” ujar H. Budiwanto, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, penanganan kekeringan tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, petugas pengairan, serta kelompok tani agar distribusi dan pemanfaatan air dapat berjalan optimal.

Legislator dari Dapil Jabar X (Karawang-Purwakarta) tersebut berharap 10 unit pompa tersebut dapat segera dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran, khususnya untuk lahan pertanian yang paling membutuhkan.

“Yang terpenting bantuan ini benar-benar sampai kepada petani dan dimanfaatkan sebaik mungkin. Jangan sampai ada lahan yang masih membutuhkan air tetapi belum mendapatkan pelayanan,” katanya.

Selain penanganan jangka pendek melalui bantuan pompa, H. Budiwanto juga mendorong adanya langkah jangka panjang untuk memperkuat infrastruktur pengairan di wilayah yang kerap mengalami kekeringan.

Menurutnya, pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi, optimalisasi sumber air, serta pemetaan wilayah rawan kekeringan perlu menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan.

Terlebih, Karawang merupakan salah satu daerah penting dalam produksi pangan. Karena itu, persoalan ketersediaan air bagi petani perlu mendapat perhatian serius agar kekeringan tidak berujung pada penurunan produksi maupun gagal panen.

Dengan adanya bantuan 10 unit pompa dari Kementerian PU, diharapkan kebutuhan air di kawasan pertanian Desa Sindangsari dapat terbantu dan petani tetap dapat mempertahankan aktivitas pertaniannya di tengah kondisi kekeringan. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *