Pemkab Karawang Optimis Target Pembangunan Rulahu 2026 Tercapai, 1.370 Rulahu Telah Terbangun

Plt Kepala Dinas PRKP Kabupaten Karawang, Asep Hazar.

KARAWANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang optimistis target pembangunan Rumah Layak Huni (Rulahu) tahun 2026 dapat tercapai.

Pasalnya, hingga saat ini, melalui program rulahu sebanyak 1.370 unit rumah telah selesai dibangun.

Bacaan Lainnya

Program tersebut menjadi salah satu langkah Pemkab Karawang dalam membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap berdasarkan data serta pengusulan masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang, Asep Hazar, mengatakan pembangunan rulahu masih terus dilakukan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Untuk sekarang sudah 1.370 unit yang terbangun. Kami terus berupaya agar target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” ujar Asep, Rabu (7/10/2026) dilansir dari karawangbekasi.disway.id.

Ia menjelaskan, keberadaan rumah yang layak merupakan bagian penting dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, program rehabilitasi tidak hanya berorientasi pada perbaikan bangunan, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan keluarga penerima manfaat.

Asep menilai, kondisi rumah yang lebih baik dapat membantu masyarakat mengalokasikan pendapatannya untuk kebutuhan keluarga lainnya, seperti pendidikan maupun pemenuhan gizi.

“Kalau pemerintah membantu rumahnya menjadi layak, masyarakat bisa menggunakan penghasilannya untuk pendidikan, memperbaiki gizi keluarga, dan kebutuhan lainnya,” katanya.

Selain memperbaiki kondisi hunian, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung terciptanya kawasan permukiman yang lebih sehat dan nyaman. Penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku.

Asep menjelaskan, salah satu syarat utama penerima program adalah memiliki tanah sekaligus rumah yang akan direhabilitasi. Dengan demikian, warga yang baru memiliki lahan kosong belum dapat mengusulkan bantuan pembangunan atau rehabilitasi rulahu.

Masyarakat yang ingin mengajukan bantuan dapat menyampaikan permohonan melalui aplikasi Si Imah. Proses awal dilakukan dengan melapor kepada operator desa agar data pemohon dapat dimasukkan ke dalam sistem.

“Warga cukup melapor ke operator desa, kemudian datanya akan diinput dan tersimpan di server kami. Karena jumlah pemohon cukup banyak, masyarakat mengikuti antrean sesuai data yang masuk,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemkab Karawang dibawah kepemimpinan Bupati Aep Syaepuloh menargetkan pembangunan rulahu tahun 2026 sebanyak 2.441 unit. (red).

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *