KARAWANG-Kabupaten Karawang terus bergerak di tengah pesatnya pembangunan dan perubahan sosial. Di tengah dinamika tersebut, nilai-nilai Pancasila dinilai tetap penting menjadi pedoman dalam menentukan arah pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang, H. Oma Miharja Rizky (OMR), dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila. Menurutnya, pembangunan tidak semata-mata berbicara mengenai pertumbuhan ekonomi, investasi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan kepentingan masyarakat serta memperkuat persatuan.
“Pancasila harus menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam pelaksanaan pembangunan di daerah. Kemajuan jangan sampai membuat kita kehilangan nilai kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya yang juga Sekretaris DPC Partai Demokrat Karawang tersebut.
Ia menuturkan, Karawang memiliki karakter yang cukup beragam. Di satu sisi dikenal sebagai salah satu daerah dengan perkembangan sektor industri yang pesat, sementara di sisi lain sektor pertanian dan kehidupan masyarakat perdesaan juga menjadi bagian penting dari identitas daerah.
Karena itu, menurutnya, pembangunan perlu dilaksanakan dengan memperhatikan keseimbangan berbagai kepentingan masyarakat.
“Karawang memiliki potensi besar. Ada industri, pertanian, perdagangan dan berbagai sektor lainnya. Semua harus bisa berkembang dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat,” kata politisi yang disebut-sebut akan maju di Pilkada Karawang mendatang.
Ia juga menekankan pentingnya nilai keadilan sosial dalam proses pembangunan. Pertumbuhan ekonomi dan investasi diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk membuka kesempatan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong berkembangnya ekonomi lokal.
Selain itu, semangat persatuan dan gotong royong dinilai menjadi modal sosial yang penting bagi Karawang dalam menghadapi berbagai perubahan.
“Jangan sampai perbedaan kepentingan membuat masyarakat terpecah. Semangat musyawarah, gotong royong dan saling menghargai harus terus dijaga,” tuturnya.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila juga diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan dalam kebijakan maupun kehidupan sehari-hari.
Terlebih, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Pemahaman terhadap nilai kebangsaan dinilai penting agar masyarakat mampu menyikapi perubahan secara bijak.
“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus diamalkan. Mulai dari kehidupan keluarga, lingkungan masyarakat hingga dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.
Ia berharap pembangunan Karawang ke depan tetap berjalan seiring dengan penguatan karakter masyarakat, pemerataan manfaat pembangunan dan terjaganya persatuan.
“Karawang boleh berubah dan semakin maju, tetapi nilai-nilai Pancasila harus tetap menjadi pedoman. Kemajuan daerah harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga kebersamaan,” pungkasnya. (red).





