KARAWANG-Perjalanan karier di lingkungan pemerintahan tidak hanya berbicara tentang jabatan dan masa pengabdian, tetapi juga tentang kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri.
Prinsip tersebut menjadi sudut pandang menarik dalam mengangkat perjalanan Ivan Murbantaka, yang mengawali karier sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada tahun 2002 setelah dinyatakan lulus tes CPNS dari jalur umum hingga kini menjabat sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.
Perjalanan Ivan menjadi gambaran bagaimana pengalaman kerja dan pendidikan dapat berjalan beriringan dalam membangun karier sebagai aparatur pemerintah. Di tengah tanggung jawab pekerjaan, ia juga menempuh pendidikan tinggi dari jenjang sarjana (S1) hingga magister (S2).
Bagi seorang aparatur sipil negara (ASN), pendidikan bukan sekadar upaya meraih gelar akademik. Lebih dari itu, pendidikan merupakan bagian dari proses pengembangan diri untuk memperluas wawasan, memperkuat kemampuan analisis, serta meningkatkan pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab dalam pelayanan publik.
Mengawali Pengabdian dari Satpol PP
Perjalanan Ivan Murbantaka di dunia birokrasi bermula dari lingkungan Satpol PP. Sebagai bagian dari perangkat pemerintah daerah, Satpol PP memiliki peran penting dalam penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat.
Pengalaman di lingkungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya sebagai aparatur pemerintah. Dunia kerja birokrasi menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan berkoordinasi, dan kesiapan menghadapi berbagai dinamika di lapangan.
Saat menjalankan tugas di Satpol PP, ia juga menjalani pendidikan sarjana (S1) di STIE Pamitran.
Menjalani pekerjaan sekaligus kuliah tentu membutuhkan komitmen dan kemampuan mengatur waktu. Di satu sisi, tanggung jawab pekerjaan sebagai aparatur pemerintah harus dijalankan. Di sisi lain, pendidikan juga membutuhkan kesungguhan agar proses perkuliahan dapat diselesaikan dengan baik.
Selama 15 tahun bertugas di lingkungan Satpol PP, Ivan Murbantaka dipercaya mengemban sejumlah tanggung jawab penting, mulai dari Bendahara Barang hingga Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP).
Kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya sebagai aparatur pemerintah. Tugas kebendaharaan menuntut ketelitian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen dalam menjalankan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Mutasi ke Sekretariat DPRD Pada 2017, Babak Baru Karier
Setelah mengabdi selama kurang lebih 15 tahun di lingkungan Satpol PP, perjalanan karier Ivan Murbantaka memasuki babak baru pada 2017.
Berbekal sertifikat pejabat pengadaan iIa mendapat penugasan di Sekretariat DPRD, yang memberinya pengalaman baru dalam lingkungan birokrasi pemerintahan daerah.
Di lingkungan kerja yang baru, ia kembali dipercaya mengemban tanggung jawab penting, yakni sebagai Pejabat Pengadaan dan Bendahara Pengeluaran.
Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya sebagai aparatur pemerintah. Kedua tugas itu membutuhkan ketelitian, integritas, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap tata kelola administrasi dan keuangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengalaman sebelumnya sebagai Bendahara Barang dan Bendahara Pengeluaran Pembantu di Satpol PP menjadi bekal berharga dalam menjalankan tanggung jawab tersebut.
Pengalaman lintas tugas itu turut memperluas pemahamannya mengenai administrasi, pengelolaan keuangan, dan kebutuhan operasional organisasi pemerintahan.
Promosi Jabatan pada 2019, Mengemban Amanah sebagai Kasubbag
Perjalanan karier Ivan Murbantaka kembali memasuki babak penting pada 2019. Berkat rekomendasi Sekretaris DPRD kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Ivan dipercaya menduduki jabatan Kepala Subbagian (Kasubbag) Rumah Tangga dan Perlengkapan di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Karawang.
Sebagai Kasubbag Rumah Tangga dan Perlengkapan, Ivan menjalankan tugas yang berkaitan dengan dukungan operasional, pemenuhan kebutuhan rumah tangga kantor, serta kesiapan sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan Sekretariat DPRD.
Salah satu pengalaman penting selama mengemban jabatan tersebut adalah keterlibatannya dalam mendukung pelaksanaan pelantikan anggota DPRD Kabupaten Karawang periode 2019–2024 dan periode 2024–2029.
Pelantikan anggota legislatif merupakan agenda kelembagaan yang membutuhkan persiapan terkoordinasi. Berbagai kebutuhan teknis, perlengkapan, dan fasilitas harus dipastikan tersedia agar rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana.
Pemeriksaan BPK 2025, Catatan Nol Temuan
Pengalaman panjang dalam urusan administrasi dan pengelolaan perlengkapan pemerintahan juga menjadi latar perjalanan Ivan selama bertugas di Sekretariat DPRD.
Pada 2025, menurut informasi yang disampaikan, pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas lingkup yang berkaitan dengan pekerjaannya menghasilkan catatan zero finding atau nol temuan.
Capaian tersebut menjadi bagian penting untuk diangkat dalam perjalanan profesionalnya, terutama dalam konteks pengelolaan administrasi dan dukungan operasional kelembagaan.
Terus Kembangkan Diri, Terpilih dalam Seleksi ASN Inovatif Tiga Tahun Berturut-turut
Bagi Ivan Murbantaka, perjalanan karier bukan hanya tentang menjalankan tugas dan menerima tanggung jawab baru, tetapi juga tentang terus mengembangkan kemampuan diri. Semangat tersebut tercermin dari keikutsertaannya dalam seleksi ASN Inovatif pada 2024, 2025, dan 2026.
Terpilih menjadi peserta seleksi dalam tiga tahun berturut-turut menjadi bagian dari perjalanan pengembangan dirinya sebagai aparatur sipil negara. Keikutsertaan tersebut membuka ruang untuk mengasah gagasan, memperluas wawasan, serta mendorong pola pikir yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan pelayanan pemerintahan.
Di tengah perjalanan kariernya, Ivan juga berhasil merampungkan pendidikan magister (S2) pada 2025. Pencapaian akademik tersebut melanjutkan perjalanan pendidikannya yang sebelumnya ditempuh saat masih bertugas di Satpol PP, ketika ia menjalani kuliah S1 di STIE Pamitran sembari bekerja.
Babak Baru di Telukjambe Timur, Fokus pada Penanganan Stunting dan Ibu Hamil KEK
Memasuki awal Oktober 2026, perjalanan karier Ivan Murbantaka kembali memasuki babak baru. Ia resmi mengemban amanah sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.
Penugasan tersebut menjadi kelanjutan dari perjalanan panjangnya di lingkungan pemerintahan, mulai dari mengawali karier sebagai CPNS di Satpol PP, menempuh pendidikan sambil bekerja, hingga memperoleh pengalaman dalam pengelolaan administrasi dan operasional di Sekretariat DPRD Kabupaten Karawang.
Kini, di lingkungan pemerintahan kecamatan, Ivan berkomitmen memusatkan perhatian pada sejumlah persoalan sosial yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Dua isu yang menjadi fokusnya adalah penanganan stunting dan perhatian terhadap ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK).
Perjalanan Ivan Murbantaka menjadi gambaran bahwa karier di birokrasi bukan semata tentang jabatan, melainkan juga tentang proses belajar, kepercayaan, dan pengabdian.
Dari mengawali langkah sebagai CPNS Satpol PP, menempuh pendidikan S1 sambil bekerja, melanjutkan studi hingga meraih gelar magister, sampai dipercaya mengemban berbagai tanggung jawab di lingkungan pemerintahan, setiap fase menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk dirinya.
Kini, amanah baru sebagai Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Telukjambe Timur membuka lembaran pengabdian berikutnya.
Dengan fokus pada penanganan stunting dan ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK), Ivan dihadapkan pada tantangan untuk menerjemahkan pengalaman, pengetahuan, dan komitmennya menjadi kerja nyata bagi masyarakat. (red).





