Dukcapil Goes to Campus :  Pembuatan IKD di UBP Karawang

Pembukaan kegiatan IKDdi Kampus UBP Karawang.
Pembukaan kegiatan IKDdi Kampus UBP Karawang.

KARAWANG-Mengajak civitas akademika mengaktivasi aplikasi identitas kependudukan digital (IKD), Dinas Pendudukan  dan Catatan Sipil Provinsi Jawa Barat bersama kampus Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang mengelar pembuatan identitas kependudukan digital (IKD). Kegiatan yang direncanakan selama tiga hari itu dilaksanakan di Geduang Rektorat lantai 3 UBP Karawang, Senin (15/5/2023).

Plt Kadis Dukcapil Provinsi Jawa Barat, Indrastuti Chandra Dewi, mengatakan, Dukcapil Goes to Campus  pembuatan IKD pertama kali digelar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bersama Telkom University.

Bacaan Lainnya

“Tetapi ini di laksanakan bukan menghilangkan KTP yang elektronik. Jika KTP elektronik di perlukan karena belum semua kabupaten pelosok ada jaringan,sehingga masyarakat masih ada yang belum memakai HP berbasis android,” ucap Indrastuti.

Indrastuti menuturkan, UBP menjadi sasaran kegiatan IKD lantaran kampus tersebut memiliki mahasiwa ini mempunyai mahasiswa 10-12 Ribu.

“Pembuatan IKD berkolaborasi ini ditargetkan selama tiga hari bisa tercapai 5.000,” ujarnya.

“Pembuatan IKD petugasnya ada dari pusat, Disdukcapil Provinsi Jabar, kemudian operator ada dari Subang, Purwakarta, dan Karawang,” sambungnya.

Tempat yang sama, Rektor UBP Karawang, Prof. Dedi Mulyadi mengatakan, adanya pembuatan IKD ini menunjukan bahwa  kampus bukan menara gading. Tetapi kampus ini adalah bagian dari masyarakat untuk kepentingan masyarakat,. Pihaknya ingin membantu dan miliki peranan dalam pembangunan pemerintah daerah, di antaranya dari sisi kependudukan.

“Pembuatan IKD ini melibatkan ini seluruh pimpinan,dosen, mahasiswa, lalu masyarakat kependudukan yang ada di sekitar kampus maupun umum juga harus diajak,”kata Rektor.

Rektor menargetkan dalam waktu tiga hari pihaknya mampu selesaikan IKD sebanyak 5.000.

“Bahkan mungkin mudah-mudahan bisa bertambah oleh masyarakat sekitar nya. Mudah-mudahan bisa mencapai 6.000 dalam waktu tiga hari,” tutupnya. (andika/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *