Luluskan 898 Wisudawan, Rektor UBP Minta Jangan Puas Dengan Selebar Ijazah, Ikuti Perkembangan Teknologi AI

Rektor UBP Karawang Prof. Dr. Dedi Mulyadi, S.E., M.M.,(paling kanan) bersama wisudawan mahasiswa terbaik.

KARAWANG-Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menggelar prosesi Wisuda Tahun Akademik 2024/2025 yang berlangsung khidmat di sebuah Hotel Mercure Karawang, Sabtu-Minggu (22-23/11/2025).

Acara ini diikuti oleh 898 wisudawan dari berbagai program studi, mulai dari bidang teknik, manjemen, hukum, hingga ilmu komputer.

Bacaan Lainnya

Rektor UBP Karawang, Prof. Dr. Dedi Mulyadi, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangganya dengan para mahasiswa lulusan sekarang.

Pasalnya, UBP Karawang memberikan kurikulum yang berbeda dari yang lainnya, hingga lulusan dari UBP Karawang bisa berdaya saing lebih.

“Salah satunya, kami memiliki 3 sks untuk magang serta para mahasiswa dapat pembekalan pola magang, paling tidak sudah dibekali ekosistem dunia kerja, ketika disaat mereka lulus sudah tidak ada masalah lagi,” ucap Rektor saat sesi wanancara dengan awak media.

Menurutnya, untuk lulusan terbaik UBP Karawang yaitu memberikan ruang-ruang agar para mahasiswa dapat memahami dunia lapangan, seperti masuknya ke berbagai organisasi.

“Lulusan terbaik sesuai dengan program studi, yaitu ada 12 orang, salah satunya aktif di organisasi kemahasiswaan dan seringnya mengikuti kegiatan di dalam kampus maupun di luar kampus. Kemudian ketika mereka menjadi juara nasional, kita juga akan memberikan sebuah apresiasi yang dimana menjadi sebuah nilai plus bagi mahasiswa,” ujarnya.

Ia juga memberikan pesan kepada para alumni yang saat ini wisuda, bahwasanya jangan pernah puas dengan selembar kertas ijazah dan harus lebih jauh lagi mengikuti perkembangan teknologi.

“Faktanya adalah dunia sangat lah ingin yang lebih utama seperti Artificial Intelejen (AI). Saya berharap mahasiswa itu jangan terlalu puas dengan selembar ijazah, yang dimana harus lebih jauh mengikuti perkembangan teknologi, yang bisa berdampak terhadap karir mereka. Salah satunya adalah AI, karena AI tidak bisa lagi ditinggalkan oleh kita,” pungkasnya. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *