KARAWANG-Didampingi Kepala DLH Karawang Asep Suryana dan Kepala Dinas PUPR Karawanga H. Rusman, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, meninjau penataan Taman Ade Irma sebagai upaya meningkatkan kualitas ruang publik sekaligus menghadirkan fasilitas yang lebih nyaman bagi masyarakat, Senin (12/10/2026).
Dalam penataan tersebut, Taman Ade Irma direncanakan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari musala, mandi cuci kakus (MCK), hingga taman bermain anak. Fasilitas tersebut disiapkan untuk menunjang kebutuhan masyarakat yang berkunjung, baik untuk beristirahat, beribadah, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Aep mengecek progres pekerjaan sekaligus memberikan arahan terkait penyempurnaan fasilitas dan infrastruktur taman agar semakin nyaman dan aman bagi pengunjung.
Salah satunya, tiga unit sarana bermain anak yang sudah tersedia akan ditambah menjadi enam unit. Selain itu, perhatian juga diarahkan pada perbaikan jalur pedestrian dan infrastruktur pendukung lainnya.
“Untuk DLH, sarana bermain anak ditambah lagi tiga unit. Tadinya sudah ada tiga unit, jadi nanti totalnya menjadi enam unit,” ujarnya, Senin (12/10/2026).
Selain melengkapi fasilitas rekreasi, Bupati Aep meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera menindaklanjuti pembangunan saluran drainase, jalur pedestrian, serta pagar pembatas di sepanjang kawasan taman yang berbatasan dengan jalur kereta api.
Menurutnya, aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama dalam penataan ruang publik. Keberadaan pagar pembatas diharapkan dapat memberikan perlindungan tambahan bagi pengunjung, terutama anak-anak yang beraktivitas di taman.
“Untuk PUPR, saluran, pedestrian, dan pagar di sepanjang perbatasan taman dengan rel kereta api harus segera ditindaklanjuti. Ini penting untuk keselamatan pengunjung,” tegasnya.
Pembenahan juga menyasar jaringan utilitas yang berada di kawasan taman.
Bupati Aep berencana berkoordinasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) untuk merapikan kabel-kabel telekomunikasi yang membentang di udara agar lingkungan taman terlihat lebih tertata.
Koordinasi dengan PT PLN juga akan dilakukan untuk membahas pemindahan tiang listrik yang berada di tengah area taman sekaligus merapikan jaringan kabel. Penataan tersebut diharapkan dapat mendukung kenyamanan pengunjung sekaligus meningkatkan estetika kawasan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang Asep Suryana mengatakan, penataan Taman Ade Irma dilakukan untuk meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung.
“Taman Ade Irma adalah ruang terbuka hijau yang berada di pusat kota. Alhamdulillah saat ini kami sedang melalukan penataan agar semakin nyaman dan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas, berolahraga, maupun berekreasi bersama keluarga,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran dan Keanekaragaman Hayati (PPKH) DLH Karawang Agus Mustaqim mengatakan, progres penataan taman telah melampaui 50 persen. Sejumlah pekerjaan utama telah dilaksanakan, termasuk penataan area dan penyiapan fasilitas pendukung.
“Alhamdulillah, progres pengerjaannya sudah lebih dari 50 persen. Penataan area taman sudah dilakukan, termasuk jogging track, spot taman, sarana bermain anak, dan area parkir,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, penataan tersebut dirancang untuk menunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari berjalan santai, berolahraga, hingga mendampingi anak bermain. Untuk area parkir, Bupati Aep juga menyarankan penggunaan paving block agar air hujan tetap dapat meresap ke dalam tanah.
Pengerjaan penataan Taman Ade Irma dimulai pada awal September 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir November 2026. Pembiayaan proyek bersumber dari APBD Kabupaten Karawang serta dukungan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
Sejumlah perusahaan telah memberikan dukungan terhadap penataan taman, di antaranya PT Pindo Deli, PT BMJ, PT Agung Podomoro Land, dan Kawasan Artha Hills.
Sementara itu, DLH Karawang masih menjajaki dukungan CSR dari sejumlah perusahaan lainnya, yakni PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia di KIIC, Bank BJB, PT IPP, dan PT CFLD. Upaya ini dilakukan untuk mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung penyempurnaan fasilitas Taman Ade Irma.
Agus berharap penataan Taman Ade Irma dapat selesai sesuai target sehingga masyarakat bisa segera menikmati fasilitas yang lebih lengkap. Ia juga optimistis taman tersebut dapat menjadi ruang terbuka hijau yang semakin nyaman bagi masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
“Kami berharap penataan Taman Ade Irma ini bisa selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga fasilitas yang semakin lengkap membuat warga semakin nyaman berkunjung dan memanfaatkan taman ini,” tutupnya. (rls/red).





