KARAWANG-Target produksi padi Kabupaten Karawang sebesar 1,41 juta ton gabah kering panen (GKP) menjadi perhatian di tengah tantangan sektor pertanian, termasuk persoalan kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Karawang optimistis target produksi tersebut dapat tercapai.
Optimisme itu mendapat perhatian dari Anggota Komisi II DPRD Jabar, H. Budiwanto,S.Si., M.M., yang menilai target produksi harus diiringi dengan langkah konkret untuk menjaga produktivitas dan melindungi petani.
Menurut H. Budiwanto, pencapaian target produksi tidak hanya bergantung pada luas lahan pertanian, tetapi juga ketersediaan air, kualitas benih, sarana produksi, pengendalian organisme pengganggu tanaman, hingga dukungan terhadap petani saat menghadapi berbagai kendala di lapangan.
“Target produksi 1,41 juta ton GKP tentu harus kita dukung bersama. Tetapi yang paling penting adalah memastikan petani mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan, terutama ketika menghadapi persoalan air dan kondisi cuaca,” ujar H. Budiwanto, Selasa (29/9/2026).
Ia mengatakan, persoalan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Karawang harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai keterbatasan air mengganggu masa tanam dan pada akhirnya berdampak terhadap hasil produksi.
Karena itu, menurutnya, langkah penanganan kekeringan seperti bantuan pompa, optimalisasi jaringan irigasi, serta koordinasi antarlembaga perlu terus dilakukan.
- Budiwanto juga mengapresiasi langkah DPKPP Karawang yang tetap optimistis terhadap pencapaian target produksi. Namun, optimisme tersebut menurutnya harus dibarengi dengan pengawasan dan evaluasi secara berkala.
“Optimistis itu penting, tetapi harus dibarengi kerja nyata di lapangan. Kita ingin target produksi tercapai sekaligus kesejahteraan petani juga meningkat,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Sarana DPKPP Karawang Mahmud mengatakan, kondisi kemarau memang berpotensi mengganggu produktivitas pertanian, namun pihaknya masih optimistis target produksi dapat tercapai.
Pasalnya, hingga Agustus 2026, produksi padi Karawang tercatat mencapai 955.951 ton GKP.
“Realisasi total produksi periode Januari sampai Agustus sudah mencapai 955.951 ton. Walaupun musim kemarau, kami optimistis target 1,41 juta ton GKP dapat tercapai,” kata Mahmud, dilansir dari TVberita.com., Senin (28/9/2026). (red).





