KARAWANG-Sengkarut penyerahan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) atau fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos dan fasum) perumahan di Karawang terus mengular. Alih-alih memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut, Komisi III DPRD Kabupaten Karawang malah terkesan melempar masalah tersebut dengan alibi kurangnya SDM di Dinas PRKP Karawang.
Ketua DPW Asosiasi Pengembang dan Pemasaran Perumahan Nasional (Asprumnas) Jawa Barat, H. Abun Yamin Syam, mengkritik keras Komisi III DPRD Karawang yang dinilainya omon-omon (ngomong doang), padahal pihaknya sejak lama sudah usulkan agar dibentuk Satgas PSU untuk menyikapi sengkarut serah-terima PSU.
“Sejak awal rapat dengan Komisi III, kita minta dibentuk Satgas PSU untuk lebih mempermudah serah terima PSU, kita mendukung langkah Komisi III tetapi jangan hanya serimonial dan omon-omon saja, tapi tidak ada tindak lanjut lagi,” tegas H. Abun kepada delik.co.id, Kamis (10/4/2025) pagi.
Ia menegaskan, sejumlah pengembang yang tergabung dalam Asprumnas sudah siap untuk serah terima fasos dan fasum. H. Abun juga meminta agar Komisi III tidak hanya memanggil para asosiasi pengembang tetapi dari dinas atau lembaga terkait juga dipanggil untuk duduk bersama.
“Jangan hanya pengembang saja yang dipanggil, tetapi dinas dinas terkait juga harus dipanggil juga duduk bersama. Sekali lagi kami tegaskan intinya Komisi III harus serius untuk serah terima fasos fasum jangan serimonial saja,” tutupnya. (red).





