SUBANG-SMA Plus Astha Hannas menggelar Upacara Pengukuhan Taruna Muda Angkatan XXI Tahun Pelajaran 2026–2027 di Kampus Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia, Binong, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (26/9/2026).
Sebanyak 242 Taruna Muda resmi dikukuhkan, terdiri dari 186 taruna laki-laki dan 56 taruna perempuan. Mereka merupakan putra-putri terbaik bangsa yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote.
Pengukuhan ini menjadi tahapan penting dalam proses pendidikan karakter, setelah para taruna menjalani rangkaian pembinaan intensif selama kurang lebih empat bulan.
Rangkaian pembinaan tersebut meliputi Pengenalan dan Orientasi Sekolah, Lingkungan serta Karakter Bangsa Indonesia, Pendidikan dan Pelatihan Dasar Mental, Disiplin, Kejuangan dan Bela Negara, serta Pendidikan dan Pelatihan Outbound Revolusi Mental dan Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia.
Tanamkan Disiplin, Integritas, dan Jiwa Kepemimpinan
Ketua Dewan Pembina Kampus Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia, Prof. Dr. Drs. Ermaya Suradinata, S.H., M.H., M.Si., menegaskan bahwa di tengah berbagai tantangan bangsa dan global, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang berkarakter kuat, berintegritas, dan memiliki kemampuan kepemimpinan.
“Yang kami tanamkan kepada para taruna adalah dasar-dasar sikap, cara berpikir dan perilaku berdasarkan moral serta etika. Mereka juga dibekali disiplin, kejujuran, kemampuan berpikir bersih, karakter untuk terus belajar dan memiliki kompetensi sebagai calon pemimpin,” ujar Prof. Ermaya.
Menurutnya, pembentukan karakter dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain. Oleh karena itu, selama proses pendidikan, para taruna terus ditempa kedisiplinan, integritas, dan ketangguhan mental agar mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Selama kurang lebih tiga bulan, dasar-dasar itu telah kami tanamkan. Saya berharap mereka dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan tidak mudah menyerah. Sebelum memimpin orang lain dan bangsa, mereka harus mampu memimpin dirinya sendiri,” tegasnya.
Prof. Ermaya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan penuh dengan menitipkan putra-putri terbaiknya untuk dididik di SMA Plus Astha Hannas. Ia berharap dukungan orang tua terus mengalir hingga para taruna menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan.
Tidak Hanya Akademik, Tapi Juga Mental dan Moral
Kepala SMA Plus Astha Hannas, Yanto Susanto, S.Pd., M.I.P., menambahkan bahwa pendidikan di SMA Plus Astha Hannas tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan mental, karakter, kedisiplinan, moral, dan tanggung jawab.
Nilai-nilai agama dan kepercayaan masing-masing taruna juga menjadi bagian integral dari pembentukan karakter, sehingga ilmu yang diperoleh dapat digunakan secara baik dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Kegiatan pengukuhan ini berpedoman pada Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan, Peraturan Pemerintah RI Nomor 4 Tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan, serta Keputusan Menkumham RI Nomor C-774.HT.01.02 Tahun 2006 tentang Pengesahan Akta Pendirian Yayasan Asthanas dan Peraturan Pembina Yayasan Asthanas Nomor 1 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja SMA Plus Astha Hannas.
Dengan dikukuhkannya 242 Taruna Muda Angkatan 21, SMA Plus Astha Hannas menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi pemimpin bangsa yang berkarakter, berintegritas, dan cinta tanah air. (sep/red).





