Transparansi Perizinan Theatre Night Mart Karawang, Hari Ini Digelar Uji Publik dan Sosial DPUPR Karawang Bersama MUI dan Tim Ahli

Pertemuan FMI Karawang dan Dinas PUPR bahas uji publik perizinan TNM Karawang.

KARAWANG-Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menunjukkan langkah serius dalam menyelaraskan iklim investasi dengan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.

Hal ini menyusul rencana pembangunan megaproyek Theatre Night Mart di wilayah Kelurahan Nagasari, Karawang Barat. Guna memastikan proyek tersebut tidak menabrak aturan dan norma, Dinas PUPR menggelar rapat Expose ke-III permohonan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pada Kamis (12/2/2026).

Bacaan Lainnya

Jadwal uji publik tersebut mencuat usai adanya pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kepala Dinas PUPR Karawang pada Rabu (11/2/2026), yang  merupakan bukan sekadar rutinitas administratif. Berdasarkan dokumen undangan resmi bernomor 600.3.1/494/Bgnjakon, pembahasan kali ini dilakukan secara lintas sektoral dengan melibatkan pengawasan dari berbagai lapisan, mulai dari teknokrat, birokrat, hingga tokoh agama. Langkah ini diambil untuk mendukung penyelenggaraan bangunan gedung yang akuntabel melalui Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021.

Keterlibatan MUI dan Ormas Islam dalam Pengawasan

Salah satu poin yang menarik perhatian publik adalah keputusan Dinas PUPR untuk melibatkan tokoh-tokoh sentral agama. Ketua MUI Karawang dan Forum Aliansi Ormas Islam Karawang Bersatu secara resmi masuk dalam daftar undangan utama.

Pelibatan elemen ulama dan ormas Islam ini bertujuan untuk membedah dampak sosial dan memastikan rencana kegiatan di Theatre Night Mart nantinya tetap sejalan dengan koridor kearifan lokal masyarakat Karawang yang religius.

Selain itu, para tokoh masyarakat dan warga di sekitar lokasi pembangunan di Nagasari juga turut dipanggil. Hal ini menegaskan bahwa setiap izin yang diterbitkan oleh Pemkab Karawang harus melalui proses uji publik yang matang, sehingga potensi konflik sosial di masa depan dapat dimitigasi sejak dini melalui dialog yang terbuka.

Audit Ketat dari Tim Profesi Ahli

Dari sisi keamanan konstruksi, Theatre Night Mart yang dikembangkan oleh PT Anak Muda Karawang tidak bisa main-main. Dinas PUPR telah menunjuk Tim Profesi Ahli (TPA) yang kompeten di bidangnya untuk melakukan audit teknis secara menyeluruh. Para ahli tersebut di antaranya :

1. Novan Prayoga, S.T., M.T. – Pakar di Bidang Arsitektur.

2. Rizal Fahmi, S.T. – Pakar di Bidang Struktur Bangunan.

3. Okky Priambodo Rahardjo, S.T., M.T. – Pakar di Bidang Mekanikal, Elektrikal, dan Plumping (MEP).

Ketiga ahli ini akan membedah paparan dari konsultan pengkaji teknis CV Cakra Aryasatya guna memastikan bangunan tersebut laik fungsi dan aman bagi pengunjung. Koordinasi ini juga melibatkan dinas-dinas terkait lainnya, seperti Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup untuk urusan amdal, Satpol PP untuk penegakan perda, hingga Dinas Perhubungan untuk analisis dampak lalu lintas (Andalalin).

Menyeimbangkan Investasi dan Norma Sosial

Kepala Dinas PUPR Karawang, Rusman Kusnadi, S.T., menekankan bahwa pemerintah sangat mendukung investasi yang masuk ke Karawang, namun kepatuhan terhadap regulasi adalah harga mati. Dengan adanya pembahasan komprehensif yang melibatkan lintas elemen ini, diharapkan pembangunan Theatre Night Mart dapat menjadi role model pembangunan yang transparan, aman secara teknis, dan mendapat restu dari masyarakat serta tokoh agama di Kabupaten Karawang. (rls/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *