KARAWANG-Proyek normalisasi saluran drainase dengan sistem u-ditch yang dikerjakan oleh CV Putra Karya Makmur Sejahtera di Perumahan Buana Asri RT 08 RW 17, Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur menuai kritik warga.
Pasalnya, anggaran yang menelan APBD Karawang sebesar Rp188.989.000. menimbulkan timbunan tanah dan lumpur yang tercecer mengotori lingkungan.
Berdasarkan hasil pantauan media delik.co.id, Selasa (20/5/2025) ke lokasi, pengerjaan normalisasi terlihat galian tanahnya semerawut dan tidak diambil dahulu sehingga mengakibatkan mengotori lingkungan .
Ketua RW 17, Yayan, mengatakan, tumpukan tanah dan lumpur proyek normalisasi rencananya oleh mandor mau diangkut kembali untuk sela-sela setelah pengerjaan selesai.
“Kami sudah sosialisasi ke pelaksana untuk galian tanah ini harus dibuang (dirapikan) terlebih dahulu sebelum pemasangan U-ditch ini dimulai,” jelas Yayan.
“Saya akan berkoordinasi lagi sama pihak pelaksana hari ini untuk diangkut dulu, saya sudah mendapat informasi adanya keluhan warga soal adanya tumpukan tanah,” sambungnya.
Terpisah mandor pelaksana yang ada di lokasi, Dodo, mengakui adanya tumpukan tanah dan lumpur imbas proyek normalisasi yang tengah dikerjakannya.
“Harusnya sih memang untuk galian yang penuh lumpur harus diangkut dulu. Tapi nanti juga mau dipake lagi sih pak tanah tersebut buat menutupi saluran drainase yang sudah selesai,” ungkap Dodo.
Untuk diketahui, proyek ini memiliki panjang 172,8 meter dengan ukuran U-ditch 0,40 x 0,40 meter. (wan/red).





