Dituding Pemborosan, Pelaksana Penataan Taman Jalan Interchange Angkat Bicara

Penampakan sekam di penataan taman Jalan Interchange Karawang Barat

KARAWANG-Ramainya pemberitaan tentang penataan taman Jalan Interchage Karawang Barat yang dituding pemborosan dan potensi timbulkan bahaya bagi pengendara kendaraan bermotor disanggah oleh pelaksana proyek tersebut, Surya.

Surya menjelaskan, nilai pekerjaan bukan digembor-gemborkan sebesar Rp781 juta.

Bacaan Lainnya

“Itu nilai pagu anggaran, tapi sebenarnya nilai proyeknya Rp625 juta,” kata Surya kepada delik.co.id, Rabu (10/9/2025) malam.

Dari anggaran sebesar Rp625 juta, sambung Surya, digunakan untuk pekerjaan pemuliaan tanah, mulai dari pembersihan rumput berikut akar-akar rumput, penggemburan tanah, pemupukan dengan sekam, pupuk kompos dan pupuk kandang, hingga penanaman tanaman.

“Pekerjaan sekam hanya salah satu tahapan pekerjaan, masih ada tahapan berikutnya sebagaimana diuraikan di atas. Volume sekam sebanyak 284 m³ atau sekitar 35,5 ton (jika dikonversi sekam 1 m³ = 125 kg),” ungkapnya.

“Namun untuk mengatasi keluhan masyarakat, mulai besok hamparan sekam akan segera ditutup jaring paranet agar sekam tidak terbawa angin,” timpalnya.

Selanjutnya, sekitar 31 ribu polybag bibit tanaman yang akan ditanam antara lain pandan Afrika, Wera (bunga sepatu) merah, Wera Tricolor, Heliconia Orange, Heliconia Golden Torch dan Alamanda. Pupuk kandang dan kompos sudah mulai ditabur di lokasi pekerjaan

“Setelah selesai pengerjaan pemuliaan tanah (pembersihan rumput, penggemburan hingga pemupukan) maka akan dilanjutkan dengan penanaman,” pungkasnya. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *