Semarak Ribuan Orang Ikuti Festival Ngadulag, Bupati Aep Tekankan Pererat Kebersamaan

Bupati Aep resmi buka Festival Ngadulag

KARAWANG-Pemerintah Kabupaten Karawang resmi menggelar Festival Ngadulag dan Takbir Keliling pada Jumat malam (20/03/2026) dengan konsep berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Bupati Karawang membuka langsung kegiatan tersebut dengan menegaskan bahwa perayaan malam Idul Fitri 1447 Hijriah kali ini dibuat lebih merata, tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan.

Bacaan Lainnya

Tahun ini, festival digelar di tiga titik utama, yakni kawasan Pemda Karawang, Cikampek, dan Kecamatan Tirtajaya. Langkah ini diambil agar masyarakat dari berbagai wilayah dapat merasakan kemeriahan malam kemenangan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

“Alhamdulillah, tahun ini kita laksanakan di tiga titik. Tujuannya agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke pusat kota untuk menikmati malam kemenangan,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi kinerja Sekretaris Daerah bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut.

Menurut Bupati, Karawang memiliki kekuatan besar tidak hanya sebagai lumbung padi nasional, tetapi juga sebagai daerah religius dengan ratusan pondok pesantren yang tersebar di berbagai wilayah.

Karena itu, ia berharap nilai-nilai Ramadan yang telah dijalani selama satu bulan penuh dapat terus melekat dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Malam ini adalah malam kemenangan setelah kita melewati ujian selama 30 hari. Kami ingin menghidupkan kembali tradisi bedug dan syiar takbir di tengah masyarakat,” ucapnya.

Ia juga berharap momentum Idul Fitri menjadi titik awal bagi masyarakat untuk kembali dalam keadaan suci serta mempererat kebersamaan.

“Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali suci dan penuh berkah,” tambahnya.

Kegiatan Festival Ngadulag dan Takbir Keliling ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolres Karawang dan Dandim 0604/Karawang.

Kehadiran unsur pimpinan daerah ini sekaligus menunjukkan kuatnya sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan, terutama menjelang arus mudik dan perayaan Lebaran di wilayah Karawang.

Dengan konsep pemerataan lokasi ini, diharapkan tradisi takbiran dan budaya lokal tetap hidup serta bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat Karawang. (rls/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *