KARAWANG-Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang di bawah kepemimpinan Bupati H. Aep Syaepuloh mencatat berbagai capaian signifikan sepanjang tahun 2025. Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas infrastruktur, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat melalui program perumahan.
Capaian tersebut dipaparkan dalam Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang berlangsung dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Karawang. Dalam forum tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Salah satu fokus utama adalah sektor konektivitas wilayah. Sepanjang 2025, pembangunan dan peningkatan jalan telah mencapai total 187,35 kilometer. Upaya ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
Di bidang pendidikan, perhatian juga diberikan pada peningkatan sarana belajar. Pemerintah mencatat telah melakukan rehabilitasi terhadap 328 ruang kelas tingkat SD hingga SMP guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi siswa. Sementara ruang kelas baru (RKB) terbangun sebanyak 19 unit.
Program perbaikan kualitas hunian masyarakat turut menjadi prioritas. Sebanyak 3.768 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) berhasil ditangani, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga berpenghasilan rendah.
Sementara itu, sektor kesehatan juga mendapat penguatan melalui pembangunan satu unit rumah sakit umum daerah (RSUD) baru, yakni RSUD Rengasdengklok. Selain itu, pemeliharaan terhadap 16 puskesmas dilakukan guna memastikan layanan kesehatan tetap optimal di tingkat masyarakat.
Pemerintah daerah juga terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur dasar dengan merealisasikan pembangunan penerangan jalan umum (PJU) di berbagai wilayah. Sepanjang tahun 2025, tercatat 303 unit PJU telah berhasil dipasang guna mendukung aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari.
Sementara itu, Pemerintah daerah terus memperkuat upaya penanggulangan banjir dan perbaikan sistem drainase dengan melaksanakan program normalisasi saluran air secara masif. Sepanjang tahun 2025, total sekitar 7.000 kilometer saluran air berhasil dinormalisasi di berbagai wilayah Karawang.
Meski berbagai target pembangunan fisik berhasil dicapai, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh tetap menyampaikan evaluasi secara terbuka. Ia mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program pemerintah daerah.
“Kami memohon maaf apabila dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2025 masih terdapat kekurangan atau kekeliruan,” ujar Bupati Aep dalam rapat paripurna.
Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan ke depan. (red).





