KARAWANG-Sebanyak 2.439 mahasiswa baru Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang antusias mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027, Sabtu (4/9/2026).
Mahasiswa baru tersebut berasal dari berbagai daerah yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia. Keberagaman asal daerah ini menjadi salah satu gambaran semakin luasnya jangkauan UBP Karawang dalam memberikan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Kegiatan PKKMB tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Rektor UNP Karawang Assoc. Prof. Dr. Budi Rismayadi, S.E., M.M., serta dihadiri juga pimpinan LLDIKTI IV, jajaran pengurus Yayasan Buana Pangkal Perjuangan Karawang, civitas akademika dan mahasiswa.
“Puji dan syukur marilah senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Atas rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB Universitas Buana Perjuangan Karawang Tahun 2026,” kata Rektor mengawali sambutannya.
Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Universitas Buana Perjuangan Karawang, dirinya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh Calon Mahasiswa Baru UBP Karawang Tahun 2026.
“Mulai hari ini, Saudara akan menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Buana Perjuangan Karawang. Di tempat inilah Saudara akan belajar, berdiskusi, menemukan pengalaman baru, membangun persahabatan, mengembangkan potensi, menghadapi berbagai tantangan, dan tentunya mempersiapkan diri untuk menjadi generasi penerus bangsa,” ucapnya.
Ia melanjutkan, ada sesuatu yang menarik dan membanggakan dari saudara semua yang hadir pada hari ini. Saudara datang ke UBP Karawang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada yang datang dari luar negeri.
Berdasarkan data domisili asal calon mahasiswa baru tahun 2026, terdapat 2.439 calon mahasiswa yang berasal dari 15 provinsi di Indonesia.
Sebagian besar berasal dari Jawa Barat sebanyak 2.372 orang. Selain itu, terdapat calon mahasiswa dari Bangka Belitung 2 orang, Banten 4 orang, Bengkulu 1 orang, DKI Jakarta 2 orang, Jambi 1 orang, Jawa Tengah 10 orang, Jawa Timur 2 orang, Kalimantan Barat 1 orang, Kalimantan Timur 1 orang, Lampung 4 orang, Maluku 2 orang, Sumatra Barat 1 orang, Sumatra Selatan 1 orang, dan Sumatra Utara 3 orang.
“Keberagaman asal daerah ini merupakan kekayaan bagi UBP Karawang. Kita mempertemukan anak-anak bangsa dari berbagai daerah dengan latar belakang, budaya, pengalaman, dan karakter yang berbeda-beda,” kata Rektor.
Pada tahun ini UBP Karawang kembali menerima mahasiswa internasional dari Timor Leste, yaitu Saudara Fidelio Gaio dari Program Studi Teknik Mesin.
Ini merupakan tahun kedua UBP Karawang menerima mahasiswa internasional. Pada tahun sebelumnya, UBP Karawang juga telah menerima mahasiswa dari Timor Leste, yaitu saudara Juviano Da Costa dari Program Studi Sistem Informasi.
Hal ini menunjukkan bahwa UBP Karawang semakin terbuka terhadap dunia internasional.
“Kepada seluruh mahasiswa UBP Karawang, saya berpesan : jadikan keberagaman ini sebagai kesempatan untuk belajar satu sama lain. Kenali budaya teman-teman Saudara, bangun persahabatan, saling menghargai, dan tunjukkan bahwa kampus kita adalah tempat di mana perbedaan dapat menjadi kekuatan,” harapnya.
Menurutnya, PKKMB Tahun 2026 mengangkat tema “Berakar pada Bangsa, Berlayar di Dunia Digital: Membentuk Mahasiswa Berkarakter dan Berdaya Saing Global.”
Tema ini, kata Rektor, bukan sekadar slogan. Tema ini merupakan pesan dan arah bagi kita semua.
“Berakar pada Bangsa” berarti bahwa di tengah derasnya perubahan zaman, saudara harus tetap memiliki jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Pegang teguh nilai-nilai Pancasila, kebangsaan, budaya, etika, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, “Berlayar di Dunia Digital” berarti Saudara harus siap menghadapi dunia yang terus berubah. Majasiswa harus mampu mengendalikan dan mengarahkan teknologi untuk menghasilkan manfaat, dan mampu menggunakan Artificial Intelligence atau AI secara bijak, etis, produktif, dan bertanggung jawab.
”Dengan semakin terbukanya UBP Karawang terhadap mahasiswa dari luar daerah bahkan dari luar negeri, saya berharap Saudara juga memiliki wawasan yang semakin luas dan perspektif yang semakin global,” ajaknya.
Ia juga mengajak agar mahasiswa baru jangan hanya berpikir tentang bagaimana dapat bersaing di Karawang. Jangan hanya berpikir bagaimana dapat bersaing di Jawa Barat.
”Tetapi mulai hari ini, tanamkan dalam diri Saudara bahwa Saudara harus siap bersaing di tingkat nasional bahkan di tingkat global,” tegasnya.
Rektor menambahkan, dunia perguruan tinggi bukan hanya tentang mendapatkan nilai dan memperoleh ijazah. Kuliah adalah proses untuk membentuk cara berpikir, karakter, kepemimpinan, kemandirian, dan kematangan diri. Karena itu, selama mahasiswa berada di UBP Karawang, jangan hanya datang ke kampus untuk mengikuti perkuliahan. Manfaatkan seluruh kesempatan yang ada.
Ia pun mengajak agar mahasiswa aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan. Ikuti penelitian, kompetisi, kewirausahaan, seminar, dan berbagai kegiatan pengembangan diri. Bangun jejaring. Berani bertanya. Berani berpendapat.
Sebab, pengalaman yang mahasiswa dapatkan selama menjadi mahasiswa akan menjadi bagian penting dari bekal mereka ketika memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Rektor menyampaikan bahwa mahasiswa baru memasuki perguruan tinggi pada era yang penuh peluang sekaligus tantangan.
Perubahan teknologi berlangsung sangat cepat. Dunia kerja berubah. Profesi-profesi baru bermunculan.
Persaingan tidak lagi hanya terjadi antarmahasiswa dari satu kota atau satu negara, tetapi sudah bersifat global.
Oleh karena itu, mahasiswa baru harus memiliki kompetensi sekaligus karakter.
Ia berharap dari kampus UBP Karawang akan lahir generasi yang tidak hanya menjadi pencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan, menghasilkan inovasi, dan memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
”Ingatlah satu hal : Masa depan bukan sesuatu yang hanya kita tunggu. Masa depan adalah sesuatu yang harus kita persiapkan dan perjuangkan mulai hari ini. Karena itu, jangan sia-siakan waktu Saudara selama berada di kampus. Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Hormati dosen dan tenaga kependidikan. Jaga nama baik almamater,” ujarnya.
Kata Rektor, hari ini adalah langkah awal dari sebuah perjalanan panjang.
Mungkin Saudara datang ke UBP Karawang dengan cita-cita yang berbeda-beda.
Ada yang ingin menjadi guru, apoteker, akuntan, manajer, HRD, CEO, engineer, entrepreneur, atau berbagai profesi lainnya.
”Apa pun cita-cita Saudara, saya berharap UBP Karawang menjadi tempat Saudara menemukan jalan menuju cita-cita tersebut,” ucapnya.
Ia berpesan agar jangan hanya menjadi mahasiswa yang hadir di kampus.
Jadilah mahasiswa yang hadir dengan karya. Jangan hanya mengejar gelar.
Kejar juga kompetensi. Jangan hanya mengejar nilai. Bangun juga karakter.
Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Jadilah pencipta dan penggerak perubahan di era digital.
Rektor mengucapkan selamat mengikuti seluruh rangkaian PKKMB Universitas Buana Perjuangan Karawang Tahun 2026.
Ikuti seluruh kegiatan dengan semangat, disiplin, tertib, penuh tanggung jawab, dengan suasana yang menyenangkan.
Jadikan PKKMB ini sebagai momentum untuk mengenal lebih dekat kampus, mengenal lingkungan akademik, membangun persaudaraan, memahami nilai-nilai UBP Karawang, serta menyiapkan diri untuk menjadi mahasiswa yang unggul.
”Sekali lagi, selamat datang Calon Mahasiswa Baru UBP Karawang Tahun 2026. Selamat belajar, selamat berproses, selamat berkarya, dan selamat menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Buana Perjuangan Karawang. Sebelum saya tutup, izinkan saya membacakan sebuah pantun.
Ke Karawang membeli batik,
Singgah sebentar di Telukjambe.
Selamat datang insan akademik,
Mari gapai prestasi bersama UBP.
Pergi ke kampus membawa cita,
Belajar tekun penuh semangat.
Selamat datang calon mahasiswa UBP tercinta,
Mari berkarya, berkarakter, dan melangkah hebat,” tutupnya. (red).





