Pilkades 2026 : Bukan Sekedar Slogan Tapi Kerja Nyata, H. Ade Jalaludin Siap Wujudkan Desa Kalihurip Maju

H. Ade Jalaludin (tengah) resmi daftar sebagai calon Kades Kalihurip.

KARAWANG– Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 di Kabupaten Karawang mulai menjadi perhatian masyarakat.

Sejumlah tokoh disebut-sebut berpotensi meramaikan kontestasi, di antaranya H. Ade Jalaludin yang menyatakan kesiapan untuk maju sebagai calon Kepala Desa Kalihurip Kecamatan Cikampek periode 2026-2034.

Bacaan Lainnya

Diiringi ratusan pendukungnya, H. Ade Jalaludin resmi mendaftar sebagai calon Kades pada Kamis (3/9/2026)  sekira pukul 09.00 WIB.

Bagi H. Ade Jalaludin, pencalonan bukan sekadar wacana, melainkan harus dibuktikan melalui kerja nyata dan komitmen untuk membangun desa.

Membawa gagasan “Kalihurip Maju-Kerja Nyata untuk Semua”, H. Ade menegaskan, kemajuan Desa Kalihurip membutuhkan kepemimpinan yang mampu menghadirkan perubahan, meningkatkan pelayanan masyarakat, serta mendorong pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga.

“Gagasan tersebut berangkat dari visi untuk mewujudkan Kalihurip yang maju, mandiri, religius, berbudaya, sejahtera, dan berkeadilan, melalui pemerintahan desa yang jujur, transparan, serta melayani seluruh masyarakat,” kata H. Ade.

Menurutnya, konsep tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pembangunan. Kemajuan Desa Kalihurip tidak hanya dipandang dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari penguatan ekonomi masyarakat, kesempatan kerja, kualitas pelayanan, kehidupan keagamaan, pelestarian budaya, serta terciptanya lingkungan desa yang aman dan nyaman.

“Pemerintahan desa diharapkan hadir untuk masyarakat, terbuka dalam pengelolaan pemerintahan, jujur dalam menjalankan amanah, dan memberikan pelayanan yang sama kepada seluruh warga tanpa membeda-bedakan,” ujarnya.

Enam Agenda Utama Kalihurip Maju

Untuk menerjemahkan visi tersebut, H. Ade Jalaludin menetapkan enam fokus utama pembangunan, sebagai berikut :

1. Lapangan Kerja dan Kesejahteraan

Fokus ini diarahkan pada peningkatan kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat melalui investasi yang memberikan manfaat bagi warga, pelatihan keterampilan bagi pemuda dan masyarakat, serta pengembangan potensi desa menjadi peluang usaha dan lapangan pekerjaan.

2. Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Penyaluran bantuan diarahkan agar dilakukan secara adil dan transparan berdasarkan data yang akurat, dengan perhatian kepada masyarakat kurang mampu, lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan.

3. UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

Pelaku UMKM akan menjadi bagian dari perhatian melalui pendampingan, pelatihan, promosi, akses permodalan, dan pemasaran produk lokal. Gagasan ini juga mendorong tumbuhnya wirausaha baru yang mandiri dan berdaya saing.

4. Budaya dan Kearifan Lokal

Kemajuan desa tetap harus berjalan bersama dengan pelestarian seni, budaya, adat istiadat, dan tradisi Kalihurip. Kepemudaan, olahraga, dan kreativitas masyarakat juga menjadi bagian dari perhatian.

5. Kehidupan Keagamaan

Pembangunan desa juga diarahkan untuk mendukung kegiatan keagamaan, pembinaan akhlak, sarana ibadah, pendidikan keagamaan, dan kerukunan antarwarga.

6. Pembangunan Desa Berkelanjutan

Pembangunan diarahkan agar merata, berkualitas, dan sesuai kebutuhan masyarakat, mencakup infrastruktur, pelayanan publik, kebersihan lingkungan, ketahanan pangan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.

Kalihurip Maju Bukan Sekedar Slogan

Dalam dokumen visi dan misi tersebut, “Kalihurip Maju” ditegaskan bukan sekadar slogan, melainkan gambaran arah perubahan yang mencakup kemajuan ekonomi, pelayanan, pembangunan, pendidikan dan keterampilan, serta kehidupan sosial dengan tetap menjaga agama, budaya dan persatuan masyarakat.

Sementara itu, “Kerja Nyata untuk Semua” dimaknai sebagai komitmen agar program tidak berhenti pada janji atau kata-kata, tetapi diwujudkan, dirasakan manfaatnya, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Kata “untuk semua” menegaskan bahwa pembangunan dan pelayanan ditujukan kepada seluruh masyarakat Kalihurip tanpa membeda-bedakan.

Melalui visi dan misi tersebut, H. Ade Jalaludin menawarkan arah pembangunan yang menempatkan kemajuan desa, kemandirian ekonomi, kesejahteraan masyarakat, penguatan nilai agama dan budaya, serta pemerintahan yang jujur dan terbuka sebagai satu kesatuan. (din/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *