H. Budiwanto Dorong Dinas Pertanian Karawang Perbanyak Program JUT

KARAWANG-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi II, H. Budiwanto, S.Si., M.M., menegaskan pentingnya pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sebagai infrastruktur penunjang utama bagi para petani dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi usaha tani.

Hal ini disampaikan saat dirinya menjadi narasumber dalam kegiatan dialog pertanian sekaligus ketika turun langsung ke daerah pemilihan Karawang–Purwakarta kemarin.

Bacaan Lainnya

H. Budiwanto mengungkapkan bahwa dalam kunjungan-kunjungannya, ia kerap menerima keluhan petani terkait berbagai hambatan yang mereka hadapi di lapangan. Selain persoalan air, hama, penyakit tanaman, dan serangan tikus, petani juga kesulitan mengakses pematang sawah akibat kondisi jalur yang buruk.

“Jalan Usaha Tani sangat penting. Petani kesulitan membawa benih, pupuk, ataupun obat-obatan ke lahan. Pascapanen pun mereka harus mengangkut gabah secara manual karena kendaraan seperti motor tidak bisa masuk ke tengah sawah,” ujar Wakil Rakyat dari Dapil Jabar X (Karawang-Purwakarta).

Ia menjelaskan bahwa kondisi ini menyebabkan biaya produksi melonjak, waktu kerja menjadi lebih panjang dan ketergantungan pada tenaga angkut manual semakin besar. Saat musim hujan, tantangan semakin berat karena pematang menjadi licin dan berbahaya, sementara jalurnya sempit dan tidak layak dilalui.

Ia pun mendorong Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk memperbanyak pembangunan JUT di berbagai wilayah pertanian. Menurutnya, Karawang sebagai lumbung padi nasional membutuhkan perhatian khusus agar mobilitas petani lebih efisien.

“Jalur menuju tengah sawah harus dibuat lebih rapi, kuat, dan layak. Ini sangat urgen agar produktivitas petani meningkat dan biaya usaha tani bisa ditekan,” tegasnya.

Dengan peningkatan fasilitas seperti JUT, H. Budiwanto berharap petani dapat bekerja lebih cepat, aman, dan lebih hemat biaya. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan dasar petani sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Jawa Barat. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *