KARAWANG-Upaya meningkatkan kesejahteraan petani kembali ditegaskan dalam kegiatan launching Pasar Tani yang digelar di Lapang Karangpawitan, Kabupaten Karawang, pekan lalu.
Hal tersebut disampaikan oleh H. Budiwanto, S.Si., MM, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKS sekaligus Ketua BPPN DPW PKS Jawa Barat, saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, petani sesungguhnya adalah duta pangan yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan daerah maupun nasional. Karena itu, derajat dan kesejahteraan mereka harus dijunjung tinggi.
“Petani adalah pejuang pangan. Mereka harus kita posisikan sebagai duta pangan yang menjaga keberlangsungan hidup masyarakat. Sudah seharusnya pemerintah dan masyarakat memberikan penghargaan dengan memastikan mereka hidup sejahtera,” ujar H. Budiwanto.
Legislator Dapil Jabar X (Karawang-Purwakarta) menegaskan, bentuk penghargaan itu bukan sekadar simbolik, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan konkret. Di antaranya melalui kemudahan akses infrastruktur air dan irigasi, ketersediaan pupuk dengan harga terjangkau, serta penguatan harga komoditas sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan pemerintah.
Selain itu, perlindungan terhadap petani juga menjadi hal yang sangat penting. Budiwanto menyoroti pentingnya langkah antisipatif terhadap bencana alam, serangan hama, dan wabah tikus yang selama ini kerap merugikan petani dan menurunkan produktivitas hasil panen.
“Jangan sampai petani sudah bekerja keras, namun ketika panen tiba justru dirugikan oleh harga yang jatuh atau gagal panen akibat serangan hama dan bencana. Negara harus hadir memberikan perlindungan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan bahwa Pasar Tani merupakan salah satu solusi konkret untuk mendongkrak ekonomi petani. Melalui skema ini, petani dapat bertemu langsung dengan konsumen tanpa perantara, sehingga praktik tengkulak yang merugikan dapat diminimalisir.
Dengan sistem distribusi langsung, harga menjadi lebih adil bagi petani dan tetap terjangkau bagi masyarakat. Pola ini dinilai sebagai simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan antara produsen dan konsumen.
Pasar Tani yang difasilitasi oleh BPPN Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan Jawa Barat tersebut diharapkan menjadi sarana berkelanjutan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Karawang.
Selain meningkatkan kesejahteraan petani, masyarakat juga dimudahkan dalam mendapatkan komoditas pertanian yang segar dan langsung dari sumbernya.
“Semoga Pasar Tani ini menjadi gerakan bersama untuk mengangkat derajat petani, sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan yang fresh, sehat, dan berkualitas,” pungkasnya. (red).





