KARAWANG-Kendati KONI Karawang tengah dirundung kemelut berkepanjangan tidak menghalangi para atletnya untuk berprestasi. Pada Kejuaraan Terbuka Angkat Berat Klasik Junior-Senior II Tahun 2024yang digelar di Komplek GOR Pajajaran Kota Bandung, Jumat-Sabtu (13-14/12/2024), atlet cabang olahraga (cabor) angkat besi mendulang sejumlah medali, di antaranya medali emas dan perak.
Diketahui, para atlet yang mendapat medali emas adalah Abdul Hapid di Kelas 74 kg putra, Imas meraih medali perak di Kelas 63 kg putri, Rahmat meraih medali perak di Kelas 74 kg putra dan Eva meraih medali perak di Kelas 84 kg putri.
Ketua Cabor Angkat Besi, Abdul Azis, mengaku sangat atas raihan prestasi para atlet binaannya meski KONI Karawang masih dilanda kemelut.
“Ditengah-tengah kekisruhan KONI Karawang, atlet angkat besi berhasil meraih prestasi walaupunhanay sebatas kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Barat,” kata Azis kepada delik.co.id, Sabtu (14/12/2024).
Azis yang juga Sekretaris I KONI Karawang ini menjelaskan, dengan raihan prestasi tersebut menunjukan para atlet angkat berat semakin siap untuk menghadapi babak kualifikasi PORDA juga semakin siap hadapi PORDA Jabar mendatang.
“Kami sangat bersyukur sekali 8 atlet angkat besi berprestasi, insyaAllah akan kami terus bina fasilitasnya kendati support dari KONI terbatas, tapi kami tetap focus dalam pembinaan, tidak mau terjebak dalam konflik,” tegasnya yang juga anggota DPRD Kabupaten Karawang periode 2024-2029 ini.
Azis Desak KONI Gelar Musorkab
Menyikapi kemelut KONI Karawang, Azis selaku Sekretaris I yang mendapat tugas-tugas dan kewenangan Sekretaris Umum mengaku sangat prihatin atas kemelut yang tengah membelit KONI Karawang.
“Saya menyarankan kepada Ketua KONI yakni Sayuti Haris untuk segera ambil langkag-langkah organisasi,” ujarnya.
Meski ada persoalan hukum, kata Azis, hal itu tidak menjadi alasan penghalang atau penghambat roda organisasi. Organisasi harus tetap berjalan di antaranya periodisasi kepengurusan sudah diperpanjang sampai Desember.Perpanjangan periodisasi itu sendiri untuk mempersiapkan kegiatan raker dan musorkab.
“Hari ini saya berharap Pak Sayuti Haris mengundang rapat semua pengurus kemudian pembentukan panitia sesuai dengan bidang masing-masing persiapan raker dan musorkab karena anggaran raker dan musorkab sudah tertuang dalam bantuan hibah tahap I tahun 2024,” tegas Azis.
“Artinya bahwa tidak ada halangan atau masalah lagi untuk segera laksanakan musorkab,jadi kita tinggal rapat lalu gelar pelaksanaan musorkab, anggaran sudah ada, saya berharap roda organisasi tetap berjalan tidak boleh dihambat persoalan hukum, persoalan hukum tinggal dihadapi saja,” timpalnya.
Azis kembali menegaskan bahwa dirinya sangat setuju dan mendorong dengan digelarnya pelaksanaan musorkab lantaran periodisasi sudah habis dan toleransi perpanjangan periodesisasi yang diberikan KONI Jabar selama kurang lebih tiga bulan hingga Desember ini sudah selesai.
“Saya harap tolonglah Ketua KONI Karawang mengundang semua pengurus untuk pelaksanaan musorkab,” tutupnya. (red).





