Menuju Indonesia Emas 2045 : NHRI Jadikan Sertifikasi HR Pilar Utama Daya Saing Bangsa

KARAWANG-Di tengah denyut nadi kawasan industri nasional, Nasional HR Institute (NHRI) bersama Lembaga Sertifikasi Profesi MSDMKI menyerukan pentingnya revolusi kompetensi bagi praktisi Sumber Daya Manusia (SDM). Bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-80, NHRI mengukuhkan visi besar: menjadikan HR sebagai arsitek talenta bangsa yang siap mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Hari ini, HR bukan lagi sekadar bagian administrasi. HR adalah kokpit strategis perusahaan. Di sinilah strategi bisnis bertemu dengan potensi manusia,” tegas Sekretaris Jenderal NHRI, Amir Hamzah, kepada delik.co.id, Kamis (31/7/2025).

Bacaan Lainnya

Ia menekankan, transformasi dunia kerja menuntut kecepatan adaptasi, dari gig economy hingga integrasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

“Tantangan HR kini melampaui soal absensi dan penggajian. Kita bicara tentang pengelolaan talenta lintas generasi, kesehatan mental, dan navigasi regulasi ketenagakerjaan yang terus berubah. Dalam lanskap seperti ini, berhenti belajar bukan pilihan. Belajar adalah satu-satunya jalan untuk tetap relevan,” imbuhnya.

Sertifikasi : Standar Emas Profesionalisme HR

NHRI menegaskan bahwa pembelajaran berkelanjutan harus diakui secara formal melalui sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas atau hiasan pada CV, melainkan jaminan kepercayaan profesional.

“Sertifikasi adalah janji profesional. Ia menandai bahwa setiap keputusan terkait manusia diambil berdasarkan standar kompetensi tertinggi yang diakui negara. Ini adalah garis pembeda antara praktisi biasa dan arsitek talenta strategis,” jelasnya.

Melalui sertifikasi, praktisi HR membuktikan kemampuannya dalam mengurangi risiko perselisihan industrial, merancang strategi pengembangan SDM yang berdampak nyata, dan memperkuat produktivitas perusahaan.

Merdeka Belajar, Merdeka Berkarya : Diskon 80 persen untuk Pahlawan SDM

Sebagai langkah konkret, NHRI meluncurkan program “Merdeka Sertifikasi Profesi MSDM ke-8” dengan diskon hingga 80 persen. Program ini menghadirkan Bimbingan Teknis (Bimtek) intensif yang dikombinasikan dengan Uji Kompetensi bersertifikasi BNSP, diselenggarakan secara hybrid (online dan offline).

a. Bimtek Online: 9 Agustus 2025

b. Uji Kompetensi Offline: 30 Agustus 2025 di Brits Hotel Karawang

Pemilihan Karawang sebagai pusat kegiatan menegaskan posisinya sebagai jantung industri nasional.

“Kami memilih Karawang karena di sinilah HR diuji di medan sebenarnya. Peningkatan kompetensi harus dimulai dari garis depan, tempat denyut industri bertemu realitas ketenagakerjaan,” ujarnya.

Ajakan Mengikat Profesi HR dengan Takdir Bangsa

Sekjen NHRI menutup pernyataannya dengan ajakan yang menggugah.

“Jika kita bermimpi tentang Indonesia Emas 2045, kita harus bertanya: siapa yang menyiapkan SDM-nya? Jawabannya adalah kita. Praktisi HR adalah pahlawan tanpa tanda jasa di balik fondasi daya saing bangsa. Jangan pernah berhenti belajar. Raih sertifikasi ini, buktikan bahwa HR Indonesia siap melahirkan talenta kelas dunia,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum NHRI arif Dianto menambahkan, NHRI memberikan diskon hingga 80 persen kepada peserta bimtek dan ujikom karena NHRI mengedepankan semangat Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.

“Merayakan semangat kemerdekaan dan merupakan bentuk partisipasi dalam merayakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, serta menghidupkan semangat nasionalisme dan kebersamaan,” tutup Arif yang juga Wakil Ketua Bidang Pembangunan SDM dan Vokasi KADIN Karawang. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *