PKBM Usmaniyah Diduga Tahan Ijazah Siswa, Ortu Siswa Mengeluh

PKBM Usmaniyah yang berlokasi di Kecamatan Pedes.

KARAWANG-Orang tua siswa lulusan Paket C mengeluhkan dugaan penahanan ijazah oleh pihak PKBM Usmaniyah Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang.

Penahanan tersebut diduga karena siswa belum melunasi iuran pendidikan sebesar Rp3 juta.

Bacaan Lainnya

Seorang wali siswa mengatakan, hingga saat ini ijazah anaknya belum diberikan pihak sekolah lantaran masih memiliki tunggakan biaya. Kondisi tersebut membuat siswa kesulitan untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.

“Pihak PKBM meminta pembayaran tunggakan terlebih dahulu sebelum ijazah diberikan. Kami berharap ada kebijakan karena ijazah itu hak siswa,” ujarnya yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan kepada wartawan. Jumat(8/5/2026).

Menurutnya,orang tua siswa mengaku merasa keberatan dengan nominal biaya yang diminta. Terlebih sebagian besar berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

“Kalau memang ada kewajiban administrasi, seharusnya jangan sampai menghambat masa depan anak. Ijazah sangat dibutuhkan untuk daftar kerja dan kuliah,” katanya.

Persoalan tersebut kini menjadi sorotan masyarakat. Warga meminta Dinas Pendidikan adn Kebudayaan Kabupaten Karawang turun tangan untuk melakukan mediasi dan memastikan hak para siswa tetap diberikan.

Sementara itu,Ketua Yayasan PKBM Usmaniyah Pedes H.Ahcmad Khotib S. Pd saat di konfirmasi menerangkan bahwa pihak PKBM tidak pernah menahan ijazah siswa.

“Kami tidak pernah menahan ijazah siswa,bahkan kami undang siswa tersebut ke sekolah, tapi sampai saat ini siswa yang merasa ijazahnya di tahan belum pernah datang ke sekolah alasannya sudah bekerja, “kata H. Achmad singkat. (sep/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *