Diganjar Rekor MURI Bazar UMKM Terlama, Kadinkop dan UKM Karawang Sebut Ada Semangat Super Team

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Karawang Dindin Rachmady.

KARAWANG-Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meraih rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori bazar UMKM terlama di Indonesia.

Bazar UMKM ini digelar sejak Senin, 1 September hingga Minggu 14 September 2025 atau selama 14 hari penuh dalam rangka Hari Jadi ke-392 Karawang. Berdasarkan data, jumlah perputaran uang atau transaksi selama 14 hari ini mencapai Rp2,4 miliar lebih.

Bacaan Lainnya

Menanggapi rekor tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM (KadinkopUKM) Kabupaten Karawang Dindin Rachmadhy menegaskan bahwa capaian rekor MURI untuk “Bazar UMKM Berkesinambungan Terlama” merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, bukan semata-mata prestasi satu pihak.

KadinkopUKM  menyampaikan bahwa kegiatan bazar ini merupakan perintah langsung Bupati Karawang sekaligus tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri agar pemerintah daerah menggelar kegiatan yang pro rakyat.

“Ini murni perintah dari Bapak Bupati. Kami hanya salah satu sub dalam rekor MURI, karena banyak dinas yang berpartisipasi,” ujarnya, Senin (15/9/2025).

Ia menjelaskan, dukungan datang dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga sektor swasta.

“Banyak tenda UKM dipinjamkan oleh Bank BJB, Bank Mandiri, dan lainnya. Atraksi seni dan perlombaan pun didukung Disparbud, Dinas LH, Disdik, dan banyak pihak lain,” terangnya.

KadinkopUKM menekankan semangat ‘Super Team’ bukan ‘Super Man’ yang ditekankan Bupati Karawang.

“Artinya semua harus berpartisipasi agar kegiatan besar seperti rekor MURI ini berhasil,” tegasnya.

Rekor MURI yang diraih adalah Bazar UKM Berkesinambungan Terlama, yang menuntut kehadiran pedagang dan pembeli setiap hari.

Untuk menjaga keberlangsungan pengunjung, Dinas Pendidikan mengajak guru, murid TK, dan masyarakat mengikuti berbagai kegiatan pagi seperti pencak silat, lomba menggambar, dan pupuh. Sore hari, aktivitas dilanjutkan menyesuaikan cuaca Karawang yang panas.

KadinkopUKM juga memastikan bahwa para pelaku UKM yang sudah berjualan di kawasan Karang Kawitan tetap dilibatkan.

“Kami tidak menghilangkan pelaku UKM lama. Data omset mereka tetap kami catat untuk mendukung laporan rekor MURI,” tandasnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor, Bazar UKM Karawang bukan hanya mencetak rekor nasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan aktif masyarakat, perbankan, dan berbagai dinas terkait. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *