KARAWANG-Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Karawang yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Nasional Human Resource Institute (NHRI), Arif Dianto, memberikan pujian dan apresiasi tinggi terhadap komitmen Bupati Karawang dalam menjaga arah pembangunan daerah di tengah tantangan berat berupa pemangkasan Tambahan Penghasilan Pegawai (TKD) secara signifikan.
Arif menegaskan bahwa situasi fiskal yang ketat tidak menyurutkan langkah Bupati untuk tetap konsisten menjalankan visi “Karawang Maju”, menjaga stabilitas pemerintahan, dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.
“Pemangkasan TKD tentu bukan keputusan yang mudah, namun Bupati Karawang mampu menunjukkan kepemimpinan yang tegas, terukur, dan bertanggung jawab. Prioritas pelayanan publik tetap dijaga, dan arah pembangunan tidak terganggu. Ini patut diapresiasi,” ujar Arif usai menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Kadin Provinsi Jawa Barat periode 2025-2030 di ballroom Aston Hotel, Cirebon, Kamis (27/11/2025) sore.
Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Kadin, Arif melihat bahwa dunia usaha menilai komitmen pemerintah daerah sebagai sinyal positif bagi keberlanjutan investasi dan iklim ekonomi di Karawang.
“Di tengah keterbatasan fiskal, Bupati Karawang tetap menunjukkan konsistensi kebijakan. Itu memberikan kepastian kepada pelaku usaha bahwa Karawang tetap berada di jalur pembangunan yang jelas dan terarah. Kadin melihat bahwa sekalipun anggaran mengalami tekanan, beliau tetap memberikan kepastian arah pembangunan. Dunia usaha sangat menghargai konsistensi seperti ini, karena stabilitas kebijakan adalah fondasi penting bagi investasi,” lanjutnya.
Ia juga menekankan bahwa dunia usaha memahami dinamika fiskal yang terjadi pada banyak daerah di Indonesia, termasuk Karawang. Oleh karena itu, Kadin menilai langkah Bupati Karawang bukan sekadar penyesuaian anggaran, tetapi bentuk keberanian dalam memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif tanpa mengorbankan skala prioritas pembangunan.
Sementara itu, sebagai Ketua Umum NHRI, Arif juga menyoroti aspek manajemen sumber daya manusia di lingkungan birokrasi. Menurutnya, meskipun TKD mengalami pemangkasan, ASN Karawang tetap menunjukkan dedikasi dan profesionalisme dalam memberikan layanan terbaik.
“Dari perspektif SDM, kami di NHRI melihat bahwa komitmen Bupati menjaga motivasi dan budaya kerja ASN sangat penting. Pemangkasan TKD tidak membuat pelayanan menurun. Justru pemerintah daerah tetap mampu menjaga disiplin, kinerja, dan semangat pelayanan publik,” jelas Arif.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan Karawang terus bergerak maju.
“Komitmen bapak haji Aep Syaepuloh adalah energi positif bagi kita semua. Kadin dan NHRI siap bersinergi dalam penguatan ekonomi, pengembangan SDM, serta mendukung berbagai agenda pembangunan. Dengan kerja sama yang kuat, visi Karawang Maju bukan hanya slogan, tetapi target yang dapat dicapai bersama,” tutup Arif. (red).





