KARAWANG-Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan pengelolaan sampah selama momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan dengan baik dan tetap terkendali.
Peningkatan volume sampah yang terjadi selama periode Ramadan hingga Lebaran merupakan pola musiman yang rutin terjadi setiap tahun seiring meningkatnya aktivitas masyarakat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang, Asep Suryana melalui Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan Limbah, Willyanto Salmon, menyampaikan bahwa lonjakan volume sampah masih dalam batas yang dapat ditangani.
“Berdasarkan tren tahunan, kenaikan volume sampah saat Lebaran berkisar antara 5 hingga 10 persen dibandingkan hari normal, terutama dari sampah liar di jalur mudik dan arus balik,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Meski demikian, Willy menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna memastikan pengelolaan sampah tetap optimal di seluruh wilayah.
Ia menjelaskan, rata-rata volume sampah yang masuk ke TPA Jalupang sebelum Lebaran mencapai sekitar 400 ton per hari, dan mengalami peningkatan selama periode Lebaran.
“Peningkatan timbulan sampah dari sektor rumah tangga, pasar tradisional, pusat kuliner, serta aktivitas sosial masyarakat telah diantisipasi melalui pola pengangkutan yang terencana,” tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, DLH Karawang juga melakukan pengawasan di sejumlah titik jalur mudik dan arus balik guna mengantisipasi munculnya sampah liar.
“Peningkatan volume sampah biasanya mulai terasa pada H+1 hingga H+3, sehingga penanganan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan armada yang ada,” jelasnya.
Willy menambahkan, koordinasi lintas sektor serta kesiapan petugas lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi tetap kondusif selama periode Lebaran.
“Dengan dukungan seluruh pihak dan kesiapan petugas, kondisi pengelolaan sampah selama Lebaran dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan gangguan signifikan,” katanya.
Ia juga memastikan operasional TPA Jalupang tetap berjalan normal dan mampu menampung sampah yang masuk selama periode tersebut.
Kedepan, DLH Karawang akan terus melakukan evaluasi dan penguatan sistem pengelolaan sampah agar lebih adaptif terhadap lonjakan musiman.
“Kami akan terus meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah melalui berbagai inovasi dan penguatan sistem, sehingga dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” pungkasnya. (rls/red).





