BEKASI-Perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, mulai memunculkan sejumlah figur yang siap bertarung membawa perubahan.
Di antaranya Layla Rizky, anggota DPD Akpersi Provinsi Jawa Barat yang menyatakan kesiapannya maju dalam kontestasi Pilkades Desa Bantarjaya.
Dengan mengusung visi ‘Bekerja Nyata Untuk Bantarjaya Yang Lebih Baik’, Layla tampil membawa semangat perubahan dengan tiga motto unggulan yakni ‘Tebang Kemiskinan’, ‘Tebang Kebodohan’, dan “Tebang Kerusakan’.
Menurut Layla, keputusannya maju dalam Pilkades bukan sekadar untuk meramaikan pesta demokrasi desa, namun menjadi bentuk panggilan untuk membangun Desa Bantarjaya agar lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
“Saya ingin bekerja nyata untuk masyarakat Bantarjaya. Sudah saatnya desa ini memiliki arah pembangunan yang fokus kepada pendidikan, ekonomi masyarakat, dan pelestarian lingkungan,” ujar Layla kepada wartawan, Senin(11/5/2026).
Layla juga menyampaikan tiga tujuan utama yang ingin diwujudkannya apabila mendapat amanah dari masyarakat Desa Bantarjaya. Pertama, membantu menciptakan masyarakat yang cerdas, berilmu, dan memiliki wawasan luas. Kedua, membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat. Ketiga, menjaga kelestarian lingkungan dan membangun desa yang berkelanjutan.
“Saya ingin masyarakat Bantarjaya maju bersama. Anak-anak harus mendapatkan pendidikan yang baik, masyarakat harus punya pekerjaan, dan lingkungan desa juga wajib dijaga agar tetap asri untuk generasi mendatang,” tegasnya.
Munculnya nama Layla dalam bursa Pilkades Bantarjaya mulai menjadi perhatian masyarakat.
Sosok muda dengan latar belakang organisasi dan kepedulian sosial itu dinilai membawa warna baru dalam dinamika politik desa di Kecamatan Pebayuran.
Pilkades Desa Bantarjaya sendiri diprediksi akan berlangsung menarik karena masyarakat berharap hadirnya pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata dan berpihak kepada kepentingan warga. (sep/red).





