KARAWANG-Semangat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) terus ditunjukkan para peserta sertifikasi profesi. Salah satunya Syahla Khairunnisa Octarifia, peserta (asesi) level Staff, yang berhasil mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan dinyatakan Kompeten.
Syahla sebelumnya mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) secara online pada 8 Agustus 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi uji kompetensi sertifikasi profesi skema Manajemen SDM.
Setelah mengikuti tahapan Bimtek, Syahla kemudian menjalani Uji Kompetensi Sertifikasi Profesi Manajemen SDM secara offline yang diselenggarakan oleh Nasional Human Resource Institute (NHRI) di Aula Dewi Air Resto Karawang pada 29 Agustus 2026.
Dalam proses uji kompetensi tersebut, para asesi mengikuti serangkaian tahapan asesmen sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan dalam skema sertifikasi Manajemen SDM. Peserta tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menunjukkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang relevan dengan pekerjaan di bidang MSDM.
Setelah melalui seluruh proses asesmen, Syahla Khairunnisa Octarifia dinyatakan Kompeten pada level Staff.
Predikat tersebut menjadi pencapaian tersendiri sekaligus bukti atas keseriusan Syahla dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi profesionalnya di bidang MSDM.
Keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari Bimtek online hingga uji kompetensi secara langsung, dapat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan SDM yang kompeten dan profesional.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada NHRI yang telah memberikan kesempatan dan memfasilitasi saya untuk mengikuti rangkaian Bimtek dan Uji Kompetensi Sertifikasi Profesi Manajemen SDM level Staff,” ungkap Syahla, Senin (31/8/2026).
Ucapan terima kasihnya juga dia sampaikan kepada LPK TalentNexHR atas bimbingan, ilmu, arahan, dan pendampingan yang diberikan selama proses persiapan hingga pelaksanaan sertifikasi.
“Tidak lupa, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim asesor dari LSP MSDMKI yang telah melaksanakan proses asesmen dengan profesional, objektif, dan memberikan arahan yang sangat berarti bagi saya dalam mengikuti uji kompetensi,” ucapnya.
NHRI sendiri terus mendorong peningkatan kompetensi para praktisi maupun calon praktisi HR melalui berbagai program pengembangan SDM, termasuk pelaksanaan sertifikasi profesi yang mengacu pada standar kompetensi yang berlaku.
Dengan diraihnya predikat Kompeten, Syahla diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, serta mengimplementasikan kompetensi yang telah diperoleh dalam dunia kerja.
“Selamat kepada Syahla Khairunnisa Octarifia atas pencapaian predikat Kompeten. Semoga menjadi langkah awal untuk terus bertumbuh, belajar, dan berkontribusi dalam membangun profesionalisme HRD. Kompeten hari ini, profesional di masa depan,” kata ketua harian NHRI, Iwan Hadi Permana. (red).





