Apresiasi Upaya Pemkab Karawang Atasi Kemiskinan, H. Budiwanto Nilai Program Rp12 M Bisa Dorong UMKM Tembus Pasar Nasional

KARAWANG-Langkah Pemerintah Kabupaten Karawang yang menggulirkan anggaran Rp12 miliar untuk 2.300 penerima manfaat mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKS, H. Budiwanto, S.Si., M.M.

Menurutnya, terobosan ini bukan hanya menjadi instrumen pengentasan kemiskinan, namun juga berpotensi memperluas jumlah pelaku UMKM sekaligus meningkatkan daya saing mereka hingga ke tingkat nasional.

Bacaan Lainnya

Program bantuan tersebut diarahkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama bagi keluarga pra-sejahtera yang memiliki potensi mengembangkan usaha mikro dan rumahan. Melalui bantuan modal dan pendampingan, penerima manfaat diharapkan mampu mandiri secara ekonomi.

H. Budiwanto menilai, langkah Pemkab Karawang cukup progresif karena tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, namun lebih diarahkan ke sektor produktif.

“Inisiatif Pemkab Karawang mengalokasikan Rp12 miliar untuk 2.300 warga ini adalah langkah nyata yang harus diapresiasi. Jika pendampingan dilakukan tepat sasaran, program ini mampu melahirkan lebih banyak pelaku UMKM baru di Karawang,” kata H. Budiwanto.

Ia menegaskan bahwa pemberian modal tanpa pendampingan seringkali tidak efektif. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah memastikan adanya : Pelatihan manajemen usaha, pembinaan pemasaran, Alakses permodalan lanjutan, Sertifikasi produk, pendampingan digital marketing

Karawang memiliki potensi besar di berbagai sektor—kuliner, pertanian olahan, craft, hingga produk turunan industri. Jika program ini dieksekusi dengan baik, pelaku UMKM Karawang bukan hanya mampu bertahan, tetapi juga bersaing di pangsa pasar nasional.

“UMKM Karawang punya kualitas, tetapi sering terkendala packaging, pemasaran, dan jaringan distribusi. Dengan penguatan kapasitas, mereka sangat mungkin tampil di pasar nasional,” tambahnya.

Legislator dari Dapil Jabar X (Karawang-Purwakarta) ini menyebut beberapa strategi yang perlu diperkuat, di antaranya digitalisasi UMKM dengan memaksimalkan marketplace dan media sosial. Kolaborasi dengan industri besar di Karawang untuk program kemitraan. Akses sertifikas  halal, PIRT, dan standar lainnya agar produk bisa naik kelas.

“Penguatan koperasi modern sebagai aggregator pemasaran. Pengadaan ruang pamer UMKM di pusat kota serta event rutin expo UMKM,” ujarnya.

Dengan ekosistem yang mendukung, program Rp12 miliar ini tidak hanya menambah jumlah usaha baru, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

“Tujuan akhirnya adalah bagaimana masyarakat yang awalnya menerima bantuan justru menjadi pelaku usaha yang mampu mempekerjakan orang lain. Itulah indikator keberhasilan pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi 2 DPRD Jawa Barat yang membidangi ekonomi dan UMKM, H. Budiwanto menegaskan pihaknya siap mengawal program pemberdayaan ekonomi di Karawang agar berkelanjutan dan berdampak jangka panjang.

Dengan berbagai dukungan tersebut, program bantuan ekonomi Pemkab Karawang dinilai bukan hanya mampu menurunkan angka kemiskinan, tetapi juga memperkuat posisi UMKM Karawang sebagai pemain yang siap bersaing di pasar nasional. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *