Tampak massa berkerumun di luar rumah.

KARAWANG-Para pendukung calon kepala desa di Desa Segarjaya, Kecamatan Batujaya, nyaris bentrok. Diduga kericuhan itu dipicu lantaran pendukung calon kades terpilih merayakan kemenangan dengan berlebihan dengan menyalakan petasan terus menerus pada Senin (22/3/2021) malam.

Sebelumnya terdapat dua orang calon kades, Saimah dan H. Syarifudin. Saimah mendapatkan 2.204 suara dan ia dikalahkan oleh calon kades petahana H. Syarifudin yang meraup sebesar 2.485 suara.

Menurut informasi yang diterima delik.co.id di lapangan, konflik bermula ketika pendukung calon kades yang menang merayakan euforia kemenangan dengan menyalakan petasan yang dentumannya menggelegar terus menerus, sehingga menimbulkan rasa suasana memanas pendukung calon kades yang kalah.

Merasa emosi dan terprovokasi akibat kekalahan, ratusan pendukung yang kalah menyeruduk dan menggerebek rumah calon kepala desa yang menang.

Baca juga : Ini Raihan Suara Terbanyak dan Terkecil di Pilkades 2021

Massa pendukung calon kades yang menang pun berjaga-jaga di rumah kades untuk mengamankan lokasi lantaran ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap kades yang didukungnya

“Terlihat Babinsa langsung ke lokasi dan Polsek Batujaya pun langsug menurunkan personilnya untuk mengamankan lokasi,” kata tokoh masyarakat setempat, Marno, kepada delik.co.id.

Marno berharap dan mengimbau kepada calon kepala desa yakni H. Syafruddin serta Saimah bisa saling bersilaturahmi kembali sebagai proses rekonsiliasi. Jika antar calon kades rukun diharapkan merambah ke pendukung masing-masing sehingga membuat suasana kembali kondusif.

“Alhamdulilah Pilkades telah usai dan berjalan dengan lancar dan kondusif. Sebagai masarakat Segarjaya mari kita bersama-sama menjaga, mengawasi, membangun desa dan kepribadian agar jauh lebih baik lagi jangan sampai terprovokasi dengan hal-hal yang mengakibatkan perpecahan,” harapnya.

Marno mengajak kedua massa pendukung calon kades untuk segera berdamai agar tidak dimanfaatkan pihak lain yang bikin situasi makin panas.

“Untuk itu kita harus semangat bersatu kembali menuju Desa Segarjaya yang lebih jaya lagi,” pungkasnya. (buddy/red).