KARAWANG-Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Srijaya Kecamatan Tirta Jaya, menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga menduga adanya ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran dan laporan keuangan BUMDes yang hingga kini dinilai belum terbuka secara jelas kepada publik.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya.
“Kami tidak pernah mendapatkan laporan resmi terkait pemasukan dan pengeluaran BUMDes. Harusnya ini terbuka karena menyangkut uang negara”,ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, sejak awal pembentukan BUMDes, masyarakat menaruh harapan besar agar badan usaha tersebut mampu meningkatkan perekonomian warga. Namun, dalam perjalanannya, transparansi dinilai minim.
“Kami hanya ingin kejelasan. Kalau memang ada keuntungan, sampaikan. Kalau ada kendala, jelaskan. Jangan sampai menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Beberapa warga lainnya juga meminta pemerintah desa segera memberikan klarifikasi terbuka. Mereka berharap adanya musyawarah desa yang melibatkan masyarakat guna memaparkan laporan pertanggungjawaban secara rinci.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola BUMDes Desa Srijaya belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.
Masyarakat berharap polemik ini segera mendapatkan penjelasan agar kepercayaan publik terhadap pengelolaan BUMDes tetap terjaga dan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di lingkungan desa. (sep/red).





