Opening Ceremony UMKM Juara : Tingkatkan Kualitas UMKM Dengan Konsep Piramida

Opening Ceremony UMKM Juara
Opening Ceremony UMKM Juara

KARAWANG-Pemkab Karwang melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar Opening Ceremony UMKM Juara dengan Konsep Piramida untuk Naik Kelas, Senin (15/5/2023) di Gedung Husni Hamid Plaza Pemkab Karawang.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang Rochman, Kepala Cabang Bank BJB Karawang, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Karawang, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wakil Bupati, H. Aep Syaepuloh, mengatakan, UMKM di Kabupaten Karawang harus memberikan nilai yang sangat mahal. UMKM Juara di tahun 2023 harus beda dengan tahun sebelumnya dan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang akan memberikan penghargaan kepada para pelaku usaha UMKM Juara.

Wakil Bupati menambahkan, para pelaku UMKM supaya tetap semangat dan bisa memprioritaskan. Workshop yang diberikan Dinas Koperasi Kabupaten Karawang dari bulan Mei sampai Agustus. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM.

“Dari juara satu sampai sepuluh Dinas Koperasi dan UKM Karawang bisa memberikan yang terbaik terhadap para pelaku UMKM,” ujarnya.

Tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang Rochman mengatakan, perkembangan UMKM di Karawang semakin hari semakin meningkat.

Sesuai dengan tema Opening Ceremony UMKM Juara tahun ini , Rohman menjelaskan, Piramida itu artinya mengerucut, maksudnya dari 189 pelaku UMKM, akan dipilih 5 pemenang UMKM Juara yang akan dikirim ke provinsi.

“Yang daftar kan 200-an UMKM,  kemudian kita verifikasi yang dipenuhi untuk ke ajang Provinsi sebanyak 189 UMKM. Nanti kita juga seleksi lagi sampai ada 5 juara nanti dari 5 juara ini, barulah kita bawa ke provinsi untuk dijadikan UMKM Juara di Jawa Barat yang akan dilaksanakan setelah Agustus,” jelasnya.

Ia pun berharap, UMKM di Kabupaten Karawang kedapanya secara profesional bisa masuk ke perusahaan-perusahaan karena Karawang kota industri kemudian ke hotel-hotel.

“Dengan adanya UMKM meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku UMKM yang ada di Karawang. Adanya pelatihan akses pasar yang baik diharapkan menciptakan lapangan kerja dan tarap hidup yang lebih baik,” pungkasnya. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *