Pembinaan GTK MAN 2 Karawang, Kastolan : Kunci Keberhasilan Jujur dan Komitmen

Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, H. Kastolan, memberikan pembinaan kepada tenaga pendidik dan kependidikan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Karawang.

KARAWANG-Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, H. Kastolan, memberikan pembinaan kepada tenaga pendidik dan kependidikan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Karawang. Kegiatan berlangsung di aula MAN 2 Karawang pada Jumat (19/12/2025) dan dihadiri oleh jajaran Kemenag Karawang, kepala madrasah, serta seluruh guru dan pegawai.

Dalam arahan dan pembinaannya, H. Kastolan mengingatkan pentingnya integritas dan komitmen bagi tenaga pendidik.

Bacaan Lainnya

“Saya berlatar belakang guru, sehingga senang sekali bisa bertemu dengan para guru. Pengalaman saya menunjukkan bahwa kunci keberhasilan adalah kejujuran dan komitmen terhadap pimpinan,” ungkap Kastolan.

Ia menekankan bahwa tantangan terbesar Kemenag bukan hanya mencetak orang pintar, tetapi juga membentuk pribadi bermoral dan berakhlak.

“Di atas ilmu ada akhlak. Anak pintar dengan moral yang baik akan menjadi aset bangsa,” tegasnya.

Kastolan juga menyoroti kedisiplinan ASN, khususnya guru, dalam menjaga kehadiran dan perilaku. Ia mengingatkan agar tenaga pendidik menjauhi pelanggaran moral dan asusila yang dapat mencoreng nama baik profesi.

Suasana pembinaan berlangsung hangat dan penuh canda, di mana Kastolan berbagi kisah pengalaman pribadi serta motivasi bagi guru agar tetap semangat menjalankan tugas.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Karawang, H. Ahmad Dimyati, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Sekretaris Irjen Kemenag RI. Ia berharap pembinaan ini dapat menjadi motivasi bagi MAN 2 Karawang untuk terus berkembang sebagai pionir pendidikan madrasah di Kabupaten Karawang.

“Kami memiliki 45 tenaga pendidik dengan jumlah siswa 632 orang. Prestasi yang diraih cukup membanggakan, di antaranya juara umum Olimpiade Madrasah tingkat kabupaten dan prestasi Bahasa Inggris. Kami berkomitmen untuk terus berbenah dan melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Dimyati.

Ia menambahkan, MAN 2 Karawang saat ini berdiri di atas lahan seluas 2.200 meter persegi milik Pemda, ditambah hibah dari Kemenag Pusat seluas 5.000 meter. Melalui anggaran SBSN tahun 2019–2020, madrasah berhasil membangun 8 ruang kelas baru di atas lahan 1.400 meter. Dengan lokasi strategis di pusat kota, ia berharap MAN 2 Karawang dapat menjadi pionir pendidikan madrasah yang unggul.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kemenag Kabupaten Karawang, Kasubbag TU, serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MAN 2 Karawang. (rls/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *