KARAWANG-Musibah rumah ambruk kembali terjadi di wilayah Kecamatan Jayakerta. Sebuah rumah milik ibu sereh, warga Dusun Peundeuy RT 17/06 Desa Ciptamarga, Kecamatan Jayakerta, ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah rapuh dan diguyur hujan deras.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kasi Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kecamatan Jayakerta, Endang, bersama BNPB Kecamatan Jayakerta langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi rumah korban.
Endang membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Ia menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih berada di lokasi kejadian.
“Iya benar, saya sedang di lokasi rumah Ibu Sereh yang ambruk di Dusun Peundeuy RT 17/06 Desa Ciptamarga. Rumah tersebut ambruk karena kondisinya sudah rapuh, semalam diguyur hujan dan tertimpa kayu sehingga langsung roboh,” ujar Endang, Sabtu (03/01/2026).
Lebih lanjut, Endang menjelaskan bahwa sejak awal tahun 2026, tercatat tiga rumah warga di wilayah Kecamatan Jayakerta mengalami kerusakan berat hingga ambruk. Rinciannya, dua rumah berada di Desa Makmurjaya dan satu rumah di Desa Ciptamarga.
Ia juga mengungkapkan, curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Jayakerta tidak hanya menyebabkan rumah ambruk, namun juga memicu banjir di sejumlah titik.
“Saat ini musim hujan, ada juga wilayah yang terdampak banjir akibat curah hujan deras. Kami berharap dinas terkait dapat segera mempercepat bantuan bagi warga yang rumahnya ambruk maupun terdampak banjir,” harapnya.
Sementara itu, Dudi, Sekretaris Desa (Sekdes) Ciptamarga, turut membenarkan adanya rumah warga yang ambruk di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa kejadian tersebut telah dilaporkan dan diteruskan ke instansi terkait.
“Benar, ada rumah warga yang ambruk. Untuk kejadian ini sudah kami laporkan dan tembuskan ke dinas terkait,” ungkap Dudi.
Hingga berita ini diturunkan, warga terdampak masih menunggu tindak lanjut bantuan dari pihak berwenang guna meringankan beban pasca musibah. (man/red).





