Video Permalukan Jimmy Berbuntut Panjang, Jimmy Ancam Gelar KLB PKB Jabar

0
Kang Jimmy.

KARAWANG-Video ucapan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, yang diduga permalukan mantan Ketua DPC PKB Karawang, Ahmad Zamakhsary alias Kang Jimmy, ternyata berbuntut panjang.

Kang Jimmy mengaku tidak akan tinggal diam diperlakukan seperti itu. Dirinya mengancam akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk menjungkalkan Syaiful Huda selaku Ketua DPW PKB Jawa Barat.

“Akar persoalan PKB Jabar itu ada di Syaiful Huda. Dia dengan seenaknya mengganti DPC-DPC yang sudah berjasa di 27 kabupaten/kota se-Jabar, ada 22 DPC yang diganti sama dia, yang tidak diganti 5. 22 orang itu (pengurus baru-red) orangnya dia, lalu di-SK-kan oleh DPP,” katanya kepada delik.co.id, Selasa (30/3/2021).

Kang Jimmy menuturkan, sebenarnya banyak sekali pengurus DPC yang diganti itu belum habis masa jabatannya, habisnya itu tahun 2023 nanti, mestinya tidak harus dilaksanakan muscab terlebih dahulu.

Baca juga : Ucapan Cak Imin di Acara PKB Dianggap Permalukan Kang Jimmy

“Penggantian itu timbulkan gejolak di sejumlah kabupatenkota, seperti di daerah Provinsi Sumatera, Provinsi Lampung, sebagian Jawa Tengah dan Papua. Melihat gejolak itu, Cak Imin akhirnya hentikan sementara muscab,” ungkapnya.

Ia menegaskan, untuk wilayah Jawa Barat bukan tidak ada keberanian terhadap Syaiful Huda, namun demi hindari keributan memutuskan untuk tidak bergejolak. Tetapi ia kecewa lantaran sikap Syaiful Huda terus-terusan bersikap arogan.

“santun sih dia emang santun, terlihat bijak, tapi busuknya luar biasa sekali. Jadi seenaknya sendiri lah, ini harus diganti itu harus diganti tanpa pedulikan pengabdian dan kerja-kerja politik orang lain,” sesalnya.

Kang Jimmy memastikan, dari 27 kabupaten/kota, 22 di antaranya sudah siap gelar KLB menggugat Syaiful Huda, serta menggugat SK DPP PKB.

“Secepatkan saya akan konsolidasi dengan teman-teman daerah dan konsolidasi dengan di Jakarta,” pungkasnya. (red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *