H. Budiwanto Tekankan Keseimbangan Asupan Protein untuk Kesehatan dan Kebugaran Kader

H, Budiwanto membersamai kader berolahraga.

PURWAKARTA-Kesehatan yang optimal tidak cukup hanya dengan kondisi tubuh yang bebas dari penyakit, tetapi juga harus ditopang oleh tingkat kebugaran yang baik.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Jabar 10, H. Budiwanto, S.Si, MM, saat dialog parlemen bersama para pengurus DPD PKS Purwakarta dalam kegiatan kebugaran kader, Minggu (25/1/2026) pagi, di GOR Pasar Rebo Purwakarta.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Budiwanto menegaskan pentingnya keseimbangan antara olahraga teratur dan asupan nutrisi yang cukup, khususnya protein, sebagai kunci utama menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran tubuh.

“Kita bukan hanya perlu sehat, tetapi juga harus bugar. Kebugaran itu dibangun melalui olahraga yang rutin dan berkesinambungan, serta didukung oleh asupan nutrisi yang seimbang, terutama protein yang mencukupi,” ujar H. Budiwanto.

Menurutnya, protein memiliki peran vital dalam pembentukan dan pemeliharaan otot, pemulihan tubuh setelah aktivitas fisik, serta menjaga daya tahan tubuh. Namun, pemenuhan kebutuhan protein juga harus dibarengi dengan perhatian terhadap kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi.

Oleh karena itu, H. Budiwanto mendorong pentingnya membangun ketahanan pangan berbasis keluarga dan lingkungan. Salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan menanam tanaman pangan, beternak, serta memelihara ikan secara mandiri di pekarangan rumah.

“Dengan menanam dan beternak sendiri, kita bisa lebih memastikan pangan yang kita konsumsi aman, minim kontaminasi bahan kimia, baik dari pupuk maupun pakan. Ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kesehatan jangka panjang,” jelasnya.

Ia juga mengajak para kader dan masyarakat untuk mengoptimalkan pekarangan rumah melalui pertanian organik sederhana yang dapat dilakukan sesuai kondisi masing-masing lingkungan. Selain mendukung kecukupan gizi keluarga, langkah ini dinilai mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus menumbuhkan budaya hidup sehat.

“Ketahanan pangan dan kebugaran itu saling terkait. Jika pangannya baik dan aktivitas fisiknya terjaga, insyaallah kualitas hidup masyarakat juga akan meningkat,” pungkasnya. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *