KARAWANG-Momentum Halalbihalal dimanfaatkan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Karawang pada Minggu (5/4/2026) di Aula Husni Hamid Pemda Karawang digelar untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam kegiatan yang digelar hangat dan penuh kebersamaan tersebut, PKS turut menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk ambil bagian.
Acara yang dihadiri kader, simpatisan, serta sejumlah tokoh masyarakat ini menjadi ajang memperkuat konsolidasi internal sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha kecil. Berbagai produk UMKM ditampilkan, mulai dari kuliner hingga kerajinan, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi kerakyatan di Karawang.
Kegiatan ini ini dikemas berbeda dengan konsep pesta rakyat, di mana peserta menukarkan kupon dengan makanan yang disediakan oleh para pelaku UMKM. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil.
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh kader PKS, mulai dari tingkat DPC hingga DPA. Turut diundang Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, namun berhalangan hadir karena kondisi kesehatan.
Diketahui, PKS Karawang pada Pilkada 2024 turut mengusung pasangan H. Aep Syaepuloh dan H. Maslani sebagai pasangan bupati dan wakil bupati.
Usai acara, Ketua DPD PKS Karawang, Adin Jaelani Sopian, menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk penguatan ekonomi masyarakat melalui pelibatan UMKM, serta momentum konsolidasi internal partai pasca pergantian kepengurusan.
Selain itu, PKS juga menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Kami menegaskan bahwa PKS mendukung dan mensupport pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Bapak Aep Syaepuloh dan Maslani, hingga tercapainya visi Karawang maju,” ujar Adin.
Acara berlangsung dengan pembagian kupon kepada peserta yang kemudian ditukar dengan makanan dari stand UMKM. Suasana berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat pesta rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, PKS juga sempat menyinggung bahwa pergantian kepengurusan melalui Musyawarah Daerah (Musda) merupakan bagian dari proses kaderisasi yang berjalan secara berkelanjutan. Sebelumnya, kepengurusan dipimpin oleh H. Budiwanto, dan kini telah berganti sebagai bentuk regenerasi.
PKS Karawang yang saat ini memiliki tujuh anggota dewan juga menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung pemerintah daerah, sekaligus menjalankan fungsi kontrol dengan memberikan kritik yang konstruktif.
“Kami akan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah, sekaligus menyampaikan ide, gagasan, dan kritik yang membangun demi kemajuan Karawang,” tambah Adin.
PKS juga memastikan bahwa tidak ada isu perpecahan dengan pemerintah daerah. Hubungan antara partai dan kepala daerah tetap harmonis dan berjalan baik.
Kedepan, pada periode 2025–2029, PKS akan fokus pada konsolidasi internal, penguatan kaderisasi, serta peningkatan pelayanan publik melalui berbagai program, termasuk Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS), guna memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Karawang. (red).





