KARAWANG–Suasana khidmat dan penuh semangat budaya dalam acara Milangkala Tatar Sunda 2026 mendadak tercoreng oleh aksi pencopetan telepon genggam (HP) yang diduga dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab di tengah keramaian pengunjung, Sabtu (9/5/2026) malam.
Acara yang digelar meriah dengan pertunjukan seni tradisional, pagelaran musik Sunda, hingga penampilan budaya daerah itu awalnya berlangsung tertib dan penuh antusiasme masyarakat. Ribuan warga tampak memadati lokasi untuk menyaksikan rangkaian perayaan hari jadi budaya Sunda tersebut.
Namun di balik kemeriahan acara, seorang pengunjung mengaku kehilangan telepon genggam saat berada di area kerumunan penonton. Korban baru menyadari barang miliknya hilang setelah situasi mulai padat dan sulit bergerak.
Seorang warga yang mengaku dari Kelurahan Palumbonsari Kecamatan Karawang Timur, Deri, mengungkapkan bahwa dirinya kehilangan HP ketika arak-arakan kirab budaya baru dimulai.
“Pas saya membuka, HP saya sudah tidak ada lagi didalam tas,” ucapnya.
Menurutnya, kejadian kehilangan HP ini tidak hanya terjadi kepadanya, namun ada beberapa orang juga yang mengaku sama kehilangan HP.
Meski sempat diwarnai aksi kriminalitas, rangkaian acara budaya tetap berlangsung hingga selesai dengan pengamanan yang diperketat. Masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi agar perayaan budaya daerah dapat berlangsung aman, nyaman, dan tetap menjunjung nilai luhur Tatar Sunda. (wan/red).





