KARAWANG-Usai mendapat sorotan dari PERADI Karawang, kini proses seleksi calon direksi PD Petrogas Persada Karawang menuai sorotan dari kalangan legislatif.
Ketua Komisi II DPRD Karawang, Mumun Maemunah, mendorong Panitia Seleksi (Pansel) agar lebih transparan dalam menyampaikan informasi terkait tahapan seleksi dan identitas para kandidat yang mengikuti proses penjaringan.
Menurut Mumun, keterbukaan informasi merupakan aspek penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen direksi perusahaan milik daerah.
Ia menilai masyarakat berhak mengetahui siapa saja calon yang mengikuti seleksi, mengingat posisi direksi memiliki peran strategis dalam pengelolaan aset dan bisnis daerah.
“Dalam proses seleksi jabatan publik yang menyangkut kepentingan masyarakat, prinsip transparansi harus dijunjung tinggi. Jangan sampai muncul persepsi negatif karena minimnya informasi yang disampaikan kepada publik siapa saja nama-nama yang jadi calon direksi,” ujar kata Mumun, Senin (1/6/2026) siang sambil menimpali bahwa sampai saat ini pun pihaknya belum mendapatkan informasi nama-nama kandidat direksi PD Petrogas.
Ia menilai publikasi nama-nama calon direksi dapat menjadi bagian dari mekanisme pengawasan masyarakat. Dengan adanya keterbukaan, masyarakat dapat memberikan masukan maupun informasi yang relevan terkait rekam jejak para kandidat sebelum penetapan direksi definitif.
Selain soal keterbukaan nama peserta, DPRD juga meminta Pansel menjelaskan secara rinci mekanisme seleksi, kriteria penilaian, serta tahapan yang telah dilalui para calon.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan proses berjalan objektif, profesional, dan bebas dari intervensi kepentingan tertentu.
“Sebenarnya saya sudah sering berkomentar tentang hal ini. Harapannya pelaksanaannya transparan dan profesional. Dari mulai pendaftaraan sampai selesai pelaksanaan, mungkin publik juga ingin tahu seperti apa perkembangannya. Sudah ada kandidat atau hasil dari seleksi apa belum. Siapa saja yang lolos tes, dan lainnya,” tuturnya.
Ia berharap PD Petrogas kedepan tidak mengulangi kejadian yang lalu. Kandidat yang lolos harus orang-orang yang bisa bertanggung jawab dan mencintai Karawang, sehingga mereka dapat bekerja dengan all out (sungguh-sungguh) dan bisa memajukan serta membanggakan Kabupaten Karawang.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan untuk menghambat proses seleksi, melainkan sebagai bentuk pengawasan agar tata kelola perusahaan daerah berjalan sesuai prinsip good corporate governance atau tata kelola yang baik. (red).





