KARAWANG-Kondisi pelayanan publik di Kantor Desa Mekarjaya Kecamatan Rawamerta menjadi sorotan saat jam kerja masih berlangsung, kantor desa terlihat sepi dan sejumlah perangkat desa diduga telah meninggalkan kantor lebih awal.
Pasalnya, ketika menyambangi Kantor Desa Mekarjaya pada Jumat (19/6/2026), jurnalis delik.co.id sempat menemui Suhenda selaku Kaur Keuangan Desa Mekarjaya untuk konfinformasi mengenai adanya tambahan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) serta penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dan realisasi anggaran lainnya.
Menurut Suhenda, Kepala Desa Mekarjaya sedang tidak berada di kantor. Ia juga menjelaskan bahwa penyaluran bantuan pangan untuk 444 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah selesai dilaksanakan, sementara untuk program tambahan PTSL tidak diambil lagi.
“Lurah tidak ada, lagi keluar. Ke lurah saja, mau Jumatan,” ujar suhenda singkat sebelum meninggalkan awak media di area kantor desa.
Padahal, saat itu waktu masih menunjukkan pukul 10.32 WIB. Suasana kantor desa tampak lengang, bahkan ruang pelayanan publik terlihat kosong meski pintu kantor masih dalam keadaan terbuka.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait optimalisasi pelayanan publik kepada masyarakat. Warga yang datang untuk mengurus berbagai keperluan administrasi dikhawatirkan mengalami kesulitan apabila perangkat desa tidak berada di tempat saat jam pelayanan masih berlangsung.
Selain itu, minimnya keberadaan perangkat desa di kantor juga memunculkan kekhawatiran mengenai pengawasan terhadap aset dan dokumen penting milik pemerintah desa, mengingat tidak terlihat adanya petugas yang berjaga di area pelayanan.
Berdasarkan ketentuan jam kerja aparatur pemerintahan desa, pelayanan kepada masyarakat seharusnya masih berlangsung pada waktu tersebut. Oleh karena itu, masyarakat berharap pelayanan publik dapat tetap berjalan secara optimal selama jam kerja yang telah ditetapkan.
Usai pelaksanaan salat Jumat, sekitar pukul 13.30 WIB, jurnalis delik.co.id kembali mendatangi Kantor Desa Mekarjaya untuk melakukan konfirmasi lanjutan. Namun, kantor desa sudah dalam kondisi tertutup dan tidak terlihat satu pun perangkat desa berada di lokasi meskipun masih jam kerja.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Mekarjaya belum berhasil ditemui maupun dihubungi untuk memberikan keterangan resmi terkait kondisi kantor desa yang terlihat sepi saat jam kerja berlangsung. Nomor kontak yang biasa digunakan juga tidak aktif saat dihubungi.
Jurnalis delik.co.id masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada Pemerintah Desa Mekarjaya guna memperoleh penjelasan terkait pelayanan publik masih jam kerja sudah pulang awal serta sikap seorang perangkat desa yang diduga kurang etika terhadap awak media. (man/red).





