Kontraktor Diduga Kerjakan Proyek Drainase di Desa Kemiri Tidak Sesuai Spek

Pekerjaan drainase di Desa Kemiri diduga tidak sesuai spek.
Pekerjaan drainase di Desa Kemiri diduga tidak sesuai spek.

KARAWANG-Meski terpampang papan informasi proyek, diduga pekerjaan proyek rehabilitasi drainase yang didanai APBD I Provinsi Jawa Barat TA 2022 di Dusun Sukajaya, RT 13/03, Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, tidak sesuai dengan fakta pekerjaan yang tengah dilaksanakan.

Diketahui angagran tersebut menelan anggaran Rp189 juta lebih dengan volume tinggi 80 cm dan dan lebar pondasi 40 cm dan dikerjakan oleh CV Mulya Pratama.

Bacaan Lainnya

Tetapi hasil pengukuran delik.co.id di lapangan didapai ketinggian hanya 50 cm dan lebar pondasi sekitar 27 cm.
Seorang pekerja proyek di lokasi, Timan, menuturkan, ketinggian proyek drainase yang tengah dikerjakan berdasarkan spek memang miliki ketinggian 80 cm dan lebar 40 cm.

Bahkan pekerjaan tersebut telah lewati batas waktu yang telah ditentukan. Hingga kini pekerjaan tersebut belum selesai dikerjakan, padahal batas waktu akhir pekerjaan tersebut hingga 17 September 2022.

Namun Timan berdalih dengan adanya protes dari warga sekitar yang meminta agar jangan terlalu dalam lantaran struktur jalannya tinggi sebelah.

“Akhirnya Pak Agus (pengawas) mengikuti kemauan warga agar pondasi tidak terlalu dalam, kalau terlalu dalam dikhawatirkan air tidak bisa mengalir dengan baik,” ujarnya, Minggu (18/9/2022).

Terpisah, Kepala Desa Kemiri, Salwani, menegaskan bila pihaknya ingin semua proyek yang dikerjakan di wilayah desanya dikerjakan dengan bagus dan rapi.

“Kalau tidak rapi (tidak sesuai spek) ya harus dikomplen, bahkan pelaksana sampai saat ini belum ada komunikasi dengan pihak kami,” ujarnya. (dede/man/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar