Abai Respon Keinginan Bupati dan DPRD Soal Potensi PKB, GC Desak Pejabat Dishub Mundur

Direktur Ghazali Center, Lili Ghazali, S.Pd.

KARAWANG-Potensi kenaikan PAD puluhan miliar dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) jika ada mutasi plat nomor kendaraan dari luar Karawang ke plat T jadi sorotan publik,  di antaranya Ghazali Center (GC) turut menyoroti.

Menurut Direktur GC, Lili Ghazali, kerusakan jalan di sejumlah wilayah Karawang adalah fakta yang tak bisa disembunyikan. Namun, di balik itu semua, ada ironi besar yang harus segera diselesaikan, ribuan kendaraan angkutan baik bus karyawan maupun mobil barang milik perusahaan melintasi jalanan Karawang setiap hari, tetapi pajak kendaraannya justru masuk ke daerah lain.

Bacaan Lainnya

Padahal sebelumnya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dan DPRD Karawang pernah pula menyoroti permasalahan tersebut.

Banyak kendaraan antar jemput karyawan, termasuk juga bus yang beroperasi di Karawang namun plat nomornya bukan plat T. Hal itu tentunya berpengaruh terhadap penerimaan pajak daerah.

“Seharusnya Dinas Perhubungan, Dinas Pendapatan dan atau tim terpadu mampu menerjemahkan keinginan Bupati, sayang Bupati Karawang sedang berbenah, malah tidak didukung oleh para birokrat yang mumpuni. Bupati kencang kaya kancil sedangkan birokrat lambat seperti kura-kura,” ujar alumnus Universitas Negeri Jakarta kepada delik.co.id, Jumat (11/7/2025) siang.

“Jika tidak mampu menjalankan amanat dan keinginan Bupati, sebaiknya mundur saja,” timpalnya dengan entengnya.

Lili membeberkan fakta ada potensi Rp39 miliar per tahun dari pajak kendaraan yang hari ini belum masuk kas daerah Karawang. Kurang lebih ada 1.200 unit bus karyawan dan 3.000 kendaraan Elf atau Boks aktif beroperasi di Karawang.

“PAD Karawang akan meningkat drastis, jalan rusak bisa diperbaiki lebih cepat, dan keadilan fiskal bagi warga Karawang bisa ditegakkan,” tutupnya. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *