KARAWANG-Pembangunan rehabilitasi ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Matlaul Anwar di Dusun Telukbuyung Rt 004/RW 002, Desa Telukbuyung, Kecamatan Pakisjaya, mendapat sorotan warga.
Proyek yang dikerjakan oleh CV Putra Malaka menelan anggaran Rp189.296.000 dari APBD Karawang melalui Dinas PUPR Karawang disinyalir melenceng dari RAB dan kurang maksimal.
Pasalnya hasil pantauan delik.co.id, ada sejumlah bagian, terutama bangunan ampig tidak diperbaiki, sehingga beberapa elemen bangunan masih menggunakan material lama seperti GRC yang masih nampak semula.
Imbasnya, warga setempat merasa kecewa karena kondisi bangunan setelah rehabilitasi dinilai tidak sesuai harapan.
“Kami kecewa karena ampig tidak diperbaiki, dan bangunan masih terlihat sama seperti sebelumnya. Seharusnya dengan anggaran sebesar itu, rehabilitasinya bisa lebih maksimal,” kata warga setempat yang enggan namanya dipublikasikan, Sabtu (12/10/2024).
Ia berharap ada evaluasi dan tindak lanjut agar pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan dan dana yang digunakan dapat dipertanggung jawabkan dengan baik.
Sementara MD selaku pelaksana pekerjaan dilapangan saat dikonfirmasi lewat telepon seluler menjelaskan, ampig tidak diganti karena tidak tercantum dalam gambar atau rencana kerja.
“Untuk ampig, memang tidak ada di gambar proyek. Saya hanya bekerja sesuai dengan perintah kontraktor dan mengikuti spesifikasi yang diberikan,” dalihnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak CV Putra Malaka dan Dinas PUPR Kabupaten Karawang belum memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait masalah ini. (man/red).





