Alianasi LSM-Ormas saat menggelar konferensi pers di LBH Cakra.

KARAWANG-Kabupaten Karawang sempat dibikin mencekam gegara antar LSM dan ormas terjadi gesekan pada Rabu (24/11/2021) kemarin.

Kendati tidak terjadi bentrokan besar, namun dikabarkan ada jatuh korban meninggal yang merupakan anggota LSM GMBI Distrik Rembang.

Keesokan harinya, Kamis (25/11/2021), pihak Polres Karawang mengamankan lima orang yang diduga kuat pelaku penganiaya korban.

Aliansi LSM dan Ormas Kabupaten Karawang angkat bicara menyikapi peristiwa kelam tersebut.

Ketua Aliansi LSM dan Ormas Kabupaten Karawang, H. ME. Suparno, menyampaikan dari hati yang paling dalam, memohon maaf sebesar-besarnya, khususnya kepada Muspida Kabupaten Karawang, dalam hal ini Bupati Karawang, Dandim 0604 Karawang dan Kapolres Karawang, serta umumnya kepada seluruh warga masyarakat Karawang yang terganggu secara fisik dan psikis atas kejadian kemarin.

“Serta turut berduka cita yang mendalam untuk seluruh keluarga korban dari berbagai pihak,” ucapnya yang merupakan Ketua Umum DPP Laskar NKRI ini dalam konpresensi pers di LBH Cakra, Jumat (26/11/2021).

Pihaknya mempercayakan proses hukum atas kejadian Rabu kemarin kepada pihak penegak hukum dengan seadil-adilnya dan utuh menyeluruh dari awal hingga akhir kejadian, berdasarkan pada data dan fakta yang ada.

“Dalam hal ini kami tetap berkomitmen hukum adalah sebagai panglima di Rebuplik Indonesia ini yang kita cintai khususnya di Kabupaten Karawang,” ujar Uwa Parno, sapaan akrabnya.

Ia pun membeberkan, kegiatan pada Rabu kemarin adalah bentuk solidaritas antar anggota aliansi LSM/Ormas Kabupaten Karawang dan antisipasi terhadap anasir-anasir kedatangan rombongan ormas luar Karawang dalam jumlah besar memasuki Karawang, dengan misi dan tujuan yang tidak jelas.

Baca juga : Sempat Mencekam Gegara Sesama LSM dan Ormas Nyaris Bentrok, Karawang Berangsur Kondusif

“Sedikit pun tidak ada pesan dari pimpinan ormas yang tergabung dalam Aliansi LSM/Ormas Kabupaten Karawang untuk menyerang Forum LSM yang sedang memaksa dan menekan perusahaan di Kawasan industri. Justru kami berkali-kali menegaskan kepada seluruh anggota untuk tidak terprovokasi oleh pihak lain,” ungkapnya.

Pihaknya pun berkomitmen akan melakukan pendampingan terhadap semua anggotanya yang sedang berperkara hukum sebagai ekses kegiatan Rabu kemarin.

“Kami Aliansi LSM/Ormas akan membuat laporan kepada penegak hukum dalam hal provokasi dan yang membawa senjata api di PT. ICHI Kawasan KIIC Karawang yaitu Ketua Umum DPP LSM GMBI,” tutupnya.

Untuk diketahui, adapun beberapa elemen Ormas/LSM yang tergabung dalam Aliansi Ormas Karawang ini diantaranya GMPI, Laskar NKRI, Laskar Merah Putih (LMP), KOMPAK, Gibas Jaya, Gibas Cinta Damai, serta Satria Banten. (red).