KARAWANG-Ketua Asosiasi HRD & GA Karawang (ASOKA), Hendro Iwan Pradipto, S.T., M.M., menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Karawang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut dari BPK RI atas Laporan Keuangan Tahun 2024.
Menurut Hendro, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa tata kelola pemerintahan di Karawang dijalankan secara profesional, transparan, dan selaras dengan prinsip akuntabilitas publik—yang juga menjadi fondasi penting dalam menjalin kemitraan dengan dunia industri.
“Atas nama Asosiasi HRD & GA Karawang, kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Karawang. Sepuluh tahun berturut-turut meraih WTP menunjukkan konsistensi dalam pengelolaan anggaran yang kredibel dan dapat dipercaya. Ini menjadi modal sosial yang sangat kuat bagi kita semua, termasuk dunia industri,” ujarnya kepada delik.co.id, Senin (26/5/2025) siang.
Sebagai organisasi yang mewadahi para praktisi SDM dan GA dari berbagai perusahaan di Karawang, ASOKA menilai capaian ini memperkuat kepercayaan industri terhadap kemitraan dengan pemerintah daerah, terutama dalam pengembangan tenaga kerja, kebijakan ketenagakerjaan, dan sinergi lintas sektor.
“Kami percaya, WTP ini bukan hanya catatan administratif, tetapi juga cerminan dari kepemimpinan yang visioner dan kolaboratif. ASOKA terus mendukung Pemkab dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang kondusif, berkualitas, dan berpihak pada keberlanjutan industri dan kesejahteraan pekerja di Karawang,” tambah Hendro.
Ia juga mengajak seluruh elemen industri dan pemangku kepentingan di Karawang untuk menjaga semangat kolaboratif, serta terus membangun komunikasi dan sinergi positif bersama pemerintah.
“Mari kita jaga momentum ini sebagai tonggak untuk memperkuat kemitraan strategis antara pemerintah dan dunia usaha. Karawang punya potensi besar, dan kita semua punya peran dalam menjadikannya sebagai pusat industri yang tidak hanya unggul secara ekonomi, tetapi juga berkarakter, manusiawi, dan berkelanjutan,” tutupnya. (red).





