Lulusan Dijamin Kerja, Ayo Belajar di Sekolah Ilmu Logistik KADIN Karawang

Ketua Tim Mitra Strategis KADIN Karawang, Ridwan Alamsyah, S.H.
Pimpinan Sekolah Ilmu Logistik KADIN Karawang, Ridwan Alamsyah, S.H.

KARAWANG-Peduli terhadap dunia kerja dan mengurangi pengangguran di Kabupaten Karawang, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang bekerjasama dengan DPW Asosiasi Logistik Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Barat menyelenggarakan Sekolah Ilmu Logistik setara dengan Diploma 1.

“Targetnya, mereka para peserta didik yang telah selasai mengikuti sekolah ilmu logistik ini langsung bisa dimanfaat perusahaan, dengan kata lain, para lulusan akan ditempatkan bekerja oleh kami selaku penyelenggara,” kata Pimpinan Sekolah Ilmu Logistik KADIN Karawang, Ridwan Alamsyah, S.H., kepada delik.co.id, Rabu (21/6/2023).

Bacaan Lainnya

Ridwan menjelaskan, pihaknya akan menggunakan metode small class (kelas kecil) dengan per kelasnya maksimal 30 orang yang bertujuan agar interaksi antara pengajar dengan warga belajar terjadi komunikasi dua arah yang intens.

“Ketika terjadi komunikasi dua arah, maka akan terjadi pematangan konsep dan materi yang mudah dipahami oleh warga belajar,” ucapnya.

Menurutnya, sekolah ilmu logistik ini dapat diikuti tidak hanya para lulusan terbaru (fresh graduate) SLTA, tetapi juga terbuka bagi para karyawan yang ingin menguasai ilmu logistik karena ilmu logistik ini salahs satu ilmu yang sangat dibutuhkan perusahaan dan tidak mungkin logistik ini tidak ada dalam suatu perusahaan lantaran setiap perusahaan berdiri pasti ada logistik.

Baca juga : Catat! KADIN Diberikan Kewenangan Penuh Terbitkan SKA

“Sederhananya begini, logistik itu bagaimana mereka mengelola bahan mentah bahan baku awal kemudian ditempatkan di pergudangan lalu dicatat dan sebagainya sampai ke tangan konsumen. Ilmu logistik ini jarang dilirik oleh pihak yang bergelut di bidang pendidikan, jadi kita melirik ilmu logistik ini karena memang sangat dibutuhkan user,” bebernya.

Ia melanjutkan, lama pendidikan yang ditempuh warga belajar ilmu logistik selama satu tahun dengan dua semester dengan masa tunggu pekerjaan (penempatan kerja) selama tiga bulan, sehingga totalnya jadi satu tahun tiga bulan (1,3 tahun) sampai mereka mendapat pekerjaan.

“Nanti ada ketentuan-ketentuan yang ditandatangani antara warga belajar, orangtua dan kami kaitannya dengan penempatan kerja. Jadi penempatan kerja itu tidak hanya sekedar lisan tapi akan dituangkan dalam sebuah perjanjian (MoU) bahwa ketika kami wanprestasi tidak menempatkan kerja tentunya mereka para lulusan bisa lakukan upaya-upaya hukum terhadap wanprestasi itu,” tegasnya.

Ridwan memastikan bahwa pihaknya sudah mendapat banyak dukungan dari sejumlah perusahaan terhadap penyelenggaraan sekolah ilmu logistik lantaran para perusahaan menilai ilmu logistik itu penting tetapi jarang dilirik banyak pihak dan mereka para perusahaan membutuhkan tenaga kerja logistik.

“ALFI sendiri sudah punya anggota sekian banyak, sehingga mereka bisa membuat kemudahan kepada para lulusan untuk bekerja di perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam jaringan ALFI. Dalam waktu dekat juga kami sudah agendakan untuk bertemu dengan sejumlah HRD perusahaan kaitannya dengan bagaimana pola penempatan para lulusan,” tundasnya.

Ia pun mendorong kepada para peminat sekolah ilmu logistik untuk segera mendaftar agar tidak kehabisan kelas.

“Pendaftaran sudah dibuka di bulan Juni, untuk informasi lebih jelas sikakan datangi kantor KADIN Karawang yang berlokasi di Jalan Tampomas Nomor 3, Perumahan Karang Indah, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat atau hubungi nomor 082179867415, 082111921993,” tutupnya. (red).

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *