Membahayakan, Pekerja Pembangunan Gedung IGD RSUD Karawang Tidak Gunakan APD

Tampak pekerja konstruksi pembangunan gedung IGD RSUD Karawang tahap II tidak menggunakan APD yang memadai.

KARAWANG-Sejumlah pekerja konstruksi pada proyek pembangunan gedung bertingkat IGD dan Perawan Kritis Terpadu  RSUD Karawang Tahap II di kawasan Galuh Mas, Kecamatan Telukjambe Timur, kedapatan bekerja tanpa mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) standar dan memadai seperti helm keselamatan, rompi reflektif, dan sepatu pelindung.

Redaksi delik.co.id berupaya mewawancarai seorang pekerja yang berada di lokasi untuk diminta keterangan terkait sejumlah pekerja konstruksi tidak menggunakan APD.

Bacaan Lainnya

Namun ia mengarahkan untuk mendatangi Tobing selaku mandor.

“Mandornya Tobing, tapi enggak tahu di mana dia sekarang berada, mungkin di lantai dua,” ujarnya, Senin (4/8/2025).

Redaksi delik.co.id pun berupaya mencari Tobing namun tidak berhasil ditemui. Hingga berita ini terbit, pihak mandor dan pelaksana atau pun dari pihak RSUD Karawang belum berhasil ditemui untuk dimintai keterangan alasan sejumlah pekerja konstruksi tidak menggunakan APD.

Bupati Karawang telah mengeluarkan instruksi agar seluruh pekerja di wilayahnya, terutama di lingkungan industri, untuk menggunakan APD secara lengkap.

Tanpa penggunaan APD yang sesuai, pekerja rentan mengalami cedera serius yang dapat berdampak pada kesehatan jangka panjang bahkan mengancam nyawa.

Peristiwa ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan di lapangan dan kurangnya kesadaran sebagian pihak akan pentingnya keselamatan kerja. Pemerintah daerah pun diminta untuk meningkatkan frekuensi inspeksi dan memberi sanksi tegas bagi pelanggar guna mencegah kecelakaan kerja yang terus terjadi.

Untuk diketahui, pembangunan gedung bertingkat lima IGD dan Perawan Kritis Terpadu  RSUD Karawang Tahap II dengan nilai kontrak sebesar Rp22.728.567.584 dikerjakan oleh PT Pulau Intan Perdana, pekerjaan tersebut harus selesai dalam waktu 180 hari kalender. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *