BEKASI-Nasional Human Resources Institute (NHRI) suskes menggelar kegiatan Halalbihalal 2026 dengan konsep berbeda, yakni dipadukan dengan seminar yang mengangkat isu strategis terkait peran human resources (HR) di era regulasi baru di Antero Hotel Jababeka Bekasi, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini secara khusus membahas implikasi KUHP Baru Indonesia terhadap hubungan kerja dan pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan.
Acara yang dihadiri 180 praktisi HRdan pelaku industri ini berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Selain menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi untuk memperdalam pemahaman terkait perubahan regulasi hukum yang berdampak pada dunia kerja.
Seminar dengan mengangkat tema “Di Era KUHP Baru, HR Tidak Bisa Lagi Hanya Ikut, HR Harus Paham Risiko Hukum Perusahaan”, menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya, di antaranya Dr. B. Woeryono, S.H., M.H., M.M., merupakan seorang advokat dan profesional HR trainer dan Amir Hamzah, S.H., M.H., yang merupakan Sekretaris Jenderal NHRI juga seorang advokat.
Acara dibuka dengan penuh semangat melalui sesi pertama yang menghadirkan narasumber utama, Dr. B. Woeryono, S.H., M.H., M.M., yang membawakan materi secara mendalam dan komprehensif mengenai implikasi KUHP baru terhadap dunia ketenagakerjaan dan operasional perusahaan.
Diskusi semakin hidup dengan dipandu oleh moderator profesional, Iwan Hadi Permana, yang mampu mengarahkan jalannya dialog secara interaktif dan relevan dengan kebutuhan peserta.
Sesi berikutnya menghadirkan pembicara kedua, Amir Hamzah, S.H., M.H., C.L.A., yang memberikan perspektif praktis serta studi kasus nyata terkait risiko hukum yang kerap dihadapi perusahaan, sekaligus strategi mitigasi yang efektif.
Sepanjang acara, suasana berlangsung sangat dinamis, penuh energi, dan interaktif. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman. Tidak hanya menjadi ajang transfer ilmu, seminar ini juga menjadi wadah kolaborasi dan penguatan jejaring antar praktisi HR dari berbagai sektor industri.
“Kegiatan ini bukan sekadar seminar, melainkan momentum penting untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan kewaspadaan dan kompetensi HR dalam menghadapi tantangan hukum perusahaan di era KUHP yang baru,” kata Ketua Panitia Pelaksana Acara Joko Sriyanto.
Sementara itu Ketua Umum NHRI, Arif Dianto, dalam sambutannya berharap agar kebersamaan hari ini bukan hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, mempererat persaudaraan antar praktisi HR, dan memperkuat semangat kita untuk terus bertumbuh bersama.
“Tema yang kita angkat pada acara Halal Bihalal tahun ini sangat relevan dengan kondisi dunia kerja saat ini, yakni ‘Di Era KUHP Baru, HR Tidak Bisa Lagi Hanya Ikut. HR Harus Paham Risiko Hukum Perusahaan’,” kata Arif yang juga Wakil Ketua Bidang Vokasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia KADIN Karawang.
Menurut Arif, tema tersebut bukan sekadar kalimat, tetapi sebuah pengingat bagi semua peserta bahwa peran HR saat ini sudah berubah secara signifikan. HR tidak lagi hanya berperan sebagai administrasi karyawan atau pelaksana kebijakan, tetapi sudah menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan dan keamanan perusahaan, khususnya dari sisi risiko hukum.
Dengan diberlakukannya KUHP yang baru, banyak aspek hubungan kerja yang harus kita pahami lebih dalam, mulai dari perlindungan data karyawan, perlakuan terhadap pekerja, komunikasi internal perusahaan, hingga kebijakan-kebijakan yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.
“Karena itu, saya berharap melalui kegiatan Halalbihalal ini, kita tidak hanya saling memaafkan, tetapi juga saling menguatkan. Kita harus menjadi HR yang lebih peka terhadap perubahan regulasi, lebih berani mengambil peran strategis, dan lebih siap menjadi mitra manajemen dalam menjaga perusahaan tetap aman secara hukum,” harapnya.
Arif menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus dan panitia yang telah bekerja keras sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik, serta para sponsorship yang yang sudah mendukung event penuh berkah ini.
Semoga kegiatan hari inia membawa manfaat, memperluas wawasan kita, serta semakin memperkuat posisi NHRI sebagai wadah profesional HR yang terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia kerja di Indonesia.
“Mari kita jadikan momen Halal Bihalal ini sebagai titik awal semangat baru, energi baru, dan komitmen baru untuk menjadi HR yang lebih profesional, lebih berintegritas, dan lebih siap menghadapi tantangan zaman,” tutupnya. (red).





