Momentum HAN 2026, Komnas PA Jabar Sampaikan Tiga Pesan

Komisioner Komnas PA Jabar Wawan Wartawan.

BANDUNG-Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Jawa Barat menyerukan pesan kuat kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan orang tua di Jawa Barat.

Peringatan HAN tahun ini ditegaskan sebagai momentum krusial untuk memperkuat perlindungan hak-hak anak, menumbuhkan pola pengasuhan penuh kasih sayang, serta menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap anak tanpa toleransi.

Bacaan Lainnya

​Tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini kian kompleks, mulai dari maraknya kasus perundungan (bullying), kekerasan fisik dan emosional, hingga ancaman kekerasan berbasis siber (cyberbullying). Kondisi ini menuntut komitmen nyata dari seluruh pihak, bukan sekadar peringatan seremonial belaka.

​”Hari Anak Nasional 2026 harus kita jadikan titik balik bersama. Anak-anak membutuhkan ruang hidup yang aman, tempat di mana hak-hak dasar mereka terpenuhi dan suara mereka didengar. Tidak boleh ada lagi tempat bagi kekerasan terhadap anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Kita wajib menyayangi dan melindungi mereka sepenuh hati,” tegas Wawan Wartawan, Komisioner Komnas Perlindungan Anak Jawa Barat, Kamis (23/7/2026).

​Komnas PA Jawa Barat menggarisbawahi tiga pesan penting yang harus menjadi fokus bersama pada momentum HAN 2026 ini

A. Pemenuhan dan Perlindungan Hak Hakiki Anak

Memastikan setiap anak di Jawa Barat mendapatkan hak atas pendidikan yang layak, perlindungan kesehatan, identitas diri, serta kesempatan bermain dan berkembang sesuai usianya.B.

B. Pengasuhan Berbasis Kasih Sayang (Positive Parenting)

Mendorong orang tua dan pengasuh untuk menerapkan pola komunikasi terbuka dan penuh empati, serta meninggalkan metode mendidik yang menggunakan kekerasan fisik maupun verbal.

C. Komitmen Bersama Hapus Kekerasan (Zero Tolerance)

Memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam pencegahan, penanganan cepat, serta penindakan tegas terhadap segala bentuk kejahatan dan kekerasan yang menimpa anak.

​Wawan Wartawan menambahkan bahwa mewujudkan Indonesia Emas dimulai dari menciptakan lingkungan yang ramah anak di tingkat akar rumput. Perlindungan anak adalah investasi terbaik bagi masa depan bangsa dan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh warga Jawa Barat.

​”Anak Terlindungi, Anak Menyayangi, Indonesia Maju!” tutup Wawan. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *