Sempat Tanpa Papan Informasi, Proyek Revitalisasi Pos PAUD Azmy di Rengasdengklok Selatan Diduga Tak Sesuai RAB dan Spesifikasi Teknis

Proyek revitalisasi PAUD Azmy.

KARAWANG-Proyek Revitalisasi Pos PAUD Azmy yang berlokasi di Jalan Bojongkarya I, RT 06/RW 01, Desa Rengasdengklok Selatan Kecamatan Rengasdengklok, menjadi sorotan. Selain sempat dikerjakan tanpa papan informasi proyek, pelaksanaan pekerjaan juga diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) maupun spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Saat pertama kali melakukan kontrol sosial ke lokasi, jurnalis delik.co.id tidak menemukan papan informasi proyek terpasang di area pekerjaan. Kondisi tersebut dinilai tidak sejalan dengan prinsip keterbukaan informasi publik dalam pelaksanaan proyek yang bersumber dari anggaran negara.

Selain itu, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, ditemukan dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi. Besi tulangan pada balok lintel diduga menggunakan besi berdiameter 10 milimeter non-full (banci), sedangkan besi begel atau cincin yang semestinya menggunakan besi 8 milimeter full diduga hanya menggunakan besi berdiameter sekitar 6 milimeter.

Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian pekerjaan dengan gambar teknis dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Saat itu, upaya konfirmasi kepada pihak yayasan maupun Kepala Sekolah Pos PAUD Azmy, belum membuahkan hasil karena yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

Untuk memperoleh klarifikasi lebih lanjut, pada Kamis (23/7/2026), jurnalis delik.co.id kembali mendatangi lokasi proyek. Pada saat itu, papan informasi proyek telah terpasang.

Berdasarkan informasi yang tercantum pada papan proyek, pekerjaan tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Sekolah berupa rehabilitasi ruang kelas beserta perabotnya serta pembangunan toilet beserta sanitasi. Proyek tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp224.186.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Seorang pekerja di lokasi menjelaskan bahwa papan informasi baru dipasang karena baru diterima.

“Papan proyek baru dipasang karena baru datang. Kalau pekerjaan sendiri sudah hampir dua minggu berjalan. Kami bertiga pekerja berasal dari Pemalang, Jawa Tengah. Pak Yadi juga tadi barusan sudah keluar,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yayasan, Kepala Sekolah Pos PAUD Azmy, maupun konsultan pengawas dari instansi terkait belum berhasil ditemui untuk memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan tersebut.

Jurnalis delik.co.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari seluruh pihak terkait guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang. (man/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *